Berita

Pemilu serentak 2024/Net

Politik

Survei ARSC: Mayoritas Publik Ingin Tiga Pasangan Capres di 2024

RABU, 20 JULI 2022 | 23:00 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Jumlah pasangan calon presiden dan wakil presiden pada Pilpres 2024 yang dikehendaki publik masuk dalam materi survei terbaru Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC).

Hasil survei mengenai jumlah paslon yang diinginkan publik tersebut disampaikan Peneliti ARSC, Bagus Balghi, dalam rilis survei opini publik bertajuk "Titik Tengah Demokrasi Indonesia Menuju Pemilu 2024", yang digelar virtual pada Rabu (20/7).

"Lebih dari dua pasangan calon dominan diharapkan oleh publik di Pemilu 2024 mendatang," ujar Bagus.


Dia merinci, publik yang menginginkan ada dua pasangan calon berada di angka 29,9 persen. Sementara, yang menginginkan tiga paslon mencaai 32,3 persen.

"Angka itu mayoritas. Sedangkan yang ingin 4 pasangan 18,4 persen, yang tidak membatasi 13,2 persen, tidak tahu 3,8 persen, dan tidak menjawab 2,3 persen," sambung Bagus memaparkan.

Survei ARSC kali ini digelar dengan metode wawancara via telpon pada 21 Juni hingga 5 Juli 2022.

Jumlah populasi sampel dalam survei ini mencapai 1.225 orang dengan metode multistage random sampling.

Adapun margin of error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Langsung Terbang ke Jakarta, Maukah Chatib Basri Ganti Purbaya?

Jumat, 05 Juni 2026 | 06:58

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ironis! Terima Penghargaan Negara tapi Terjerat Korupsi

Jumat, 05 Juni 2026 | 01:00

UPDATE

Adab di Atas Selebrasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:12

Belgia vs Mesir Berbagi Skor 1-1

Selasa, 16 Juni 2026 | 04:10

Pidato Bernuansa Sindiran Berpotensi Memicu Reaksi Balik Publik

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:39

Membongkar Skandal #SellIndonesia, Hebatnya Rupiah Menguat

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:19

Edura School Jawab Tantangan Guru di Era Digital

Selasa, 16 Juni 2026 | 03:03

SEI Bongkar Dampak Kebijakan Batu Bara Bahlil: Pasokan Tersendat, Listrik Alami Gangguan!

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:37

Mahfud MD: UU Polri Abaikan Komisi Reformasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:24

ART Indonesia Disiksa Mirip Samsak Tinju di Malaysia

Selasa, 16 Juni 2026 | 02:01

Kerja Prabowo Sudah Bagus, tapi Jangan Pidato Meledek Lagi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:29

Sambut 1 Muharam Setop Saling Fitnah dan Provokasi

Selasa, 16 Juni 2026 | 01:25

Selengkapnya