Berita

Ketum PAN sekaligus Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, saat membagikan minyak goreng di Lampung sekaligus mengkampanyekan anaknya, Futri Zulya Safitri/Net

Politik

Soal Kampanye Migor di Lampung, Perludem Desak Bawaslu Panggil Zulhas

RABU, 20 JULI 2022 | 17:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Desakan agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) memproses laporan dugaan pelanggaran pemilu yang dilakukan Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, masih terus bermunculan. Salah satunya disampaikan Perkumpulan untuk Pemilu dan Demokrasi (Perludem).

Peneliti Perludem, Fadli Ramdhanil menjelaskan, tindakan Ketum PAN yang juga menjabat sebagai Menteri Perdagangan (Mendag) tersebut sudah memiliki unsur pelanggaran pemilu.

Pasalnya, sosok yang kerap disapa Zulhas itu telah berkampanye untuk anaknya, Futri Zulya Safitri, dengan cara membagikan minyak goreng (migor) di Lampung, Sabtu (9/7).


"Karena apa yang dilakukan Mendag itu sangat tidak patut. Dia seorang pejabat publik, membagikan sembako itu kan pelanggaran pemilu, sehingga harus segera direspons Bawaslu," tuturnya.

Maka dari itu, Fadli menganggap laporan Lingkar Madani (Lima) Indonesia dan Komite Independen Pemantau Pemilihan (KIPP) Indonesia ke Bawaslu harus segera ditindaklanjuti. Bukan justru ditolak.

"Menurut saya ini penting segera direspons Bawaslu, laporan Lima, KIPP, dan JPPR itu penting dan positif untuk menjaga iklim proses pemilu tetap sehat," harapnya.

"Dia (Zulhas dan partainya) potensial menjadi peserta pemilu. Jadi menurut saya itu memenuhi unsur pelanggaran. Paling tidak itu harus segera dipanggil oleh Bawaslu," demikian Fadli.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

AS dan Iran Kembali Saling Serang

Selasa, 05 Mei 2026 | 12:02

Rupiah Melemah Tajam ke Rp17.400, BI Soroti Tekanan Global

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:40

Ekonomi RI Tumbuh 5,61 Persen di Kuartal I-2026, Tertinggi Sejak Pandemi Covid-19

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:32

Harga Minyak Melonjak Meski OPEC+ Berencana Tambah Produksi

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:22

Polri Larang Anggota Live Streaming Saat Berdinas

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:18

Kenaikan HET MinyaKita Picu Harga Lewati Batas Wajar

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Prabowo Minta Kampus Bantu Pemda Atasi Masalah Sampah hingga Tata Kota

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:09

Penyelidikan Korupsi Lahan Whoosh Mandek, KPK Akui Beban Perkara Menumpuk

Selasa, 05 Mei 2026 | 11:08

Aktivis HAM Tak Perlu Disertifikasi

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Dubes Perempuan RI Baru Sekitar 10 Persen, Jauh dari Target 30 Persen

Selasa, 05 Mei 2026 | 10:40

Selengkapnya