Berita

Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo/Net

Politik

Survei: Publik Puas dengan Kinerja Jokowi tapi Menolak 3 Periode

RABU, 20 JULI 2022 | 17:26 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kinerja Presiden Joko Widodo dinilai publik memuaskan. Setidaknya hal itu tergambar dalam hasil survei Akar Rumput Strategic Consulting (ARSC) pada 21 Juni hingga 5 Juli 2022.

Akan tetapi, kepuasaan kinerja Jokowi tersebut tidak lantas membuat isu perpanjangan masa jabatan presiden.

Temuan hasil survei tersebut disampaikan peneliti ARSC, Bagus Balghi, dalam rilis survei opini publik bertajuk "Titik Tengah Demokrasi Indonesia Menuju Pemilu 2024", yang digelar virtual pada Rabu (20/7).


"Dalam survei ini kami menanyakan responden, apakah setuju dengan usulan perpanjangan jabatan presiden? Mayoritas menjawab tidak setuju, 71,2 persen. Sedangkan yang setuju 21,6 persen," ujar Bagus.

Bagus menyebutkan, penolakan masyarakat terhadap isu perpanjangan masa jabatan Presiden Jokowi menjadi 3 periode berbanding terbalik dengan tingkat kepuasaan publik atas Jokowi.

"Masyarakat cenderung puas terhadap upaya pemerintah dalam penanganan pandemi Covid-19 dan pemulihan ekonomi 58,9 persen. Demikian pula dengan kepuasan terhadap kinerja pemerintah Jokowi periode kedua relatif tinggi 56,3 persen," paparnya.

Di samping penolakan terhadap isu perpanjangan masa jabatan presiden, mayoritas responden di survei ini juga tidak setuju jika Jokowi dicalonkan menjadi cawapres di Pilpres 2024.

"Setuju atau tidak wacana Jokowi menjadi cawapres? Ada 63,6 persen tidak setuju, dan yang setuju hanya 27,9 persen. Jadi kesimpulannya, mayoritas masyarakat tidak setuju perpanjangan jabatan dan wacana pencalonan sebagai cawapres," tandasnya.

Survei ASRC kali ini digelar dengan metode wawancara via telpon pada 21 Juni hingga 5 Juli 2022 terhadap 1.225 responden dengan metode multistage random sampling.

Adapun margin of error 2,8 persen dan tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

Pajak Karbon Motor Bensin Bisa Tekan Emisi dan Ketergantungan Impor BBM

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:25

Istana Sampaikan Duka Cita atas Gempa NTT, Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:19

Gempa NTT: Gudang Bulog Hancur, Manggarai Butuh 30 Ton Beras

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:02

Akses Jalan Rusak, Komisi V DPR Minta Evakuasi Via Udara Jangkau Korban Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 14:00

Gempa NTT, Komisi V DPR Minta BMKG-Basarnas Konsolidasikan Bantuan SAR dari Provinsi Terdekat

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:55

Persiapan HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Capai 99 Persen

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:52

Update Gempa NTT: 14 Warga Meninggal Dunia

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:41

Purbaya Sebut Dana Transfer ke Daerah Naik Jadi Rp735 Triliun Tahun Depan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:38

Komisi V DPR Minta BMKG Aktif Update Situasi Gempa NTT

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:32

Terkuak! Alasan Kapal Pesiar Mewah Haji Isam Dipasangi Logo Kemhan

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:17

Selengkapnya