Berita

Ilustrasi/Net

Politik

Bawaslu Siap Jika Pilpres dan Pileg 2024 Digelar di 3 DOB Papua

RABU, 20 JULI 2022 | 05:24 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) dalam perhelatan Pemilu Serentak 2024 di 3 daerah otonomi baru (DOB) Papua siap dihadapi Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Hal tersebut disampaikan Anggota Bawaslu RI Lolly Suhenty, dalam diskusi bertajuk "Membaca Potensi Kerawanan Tahapan Pendaftaran Verifikasi dan Penetapan Partai Politik Peserta Pemilu", di Media Center Bawaslu RI, Jalan MH Thmarin, Jakarta Pusat, Selasa (19/7).

"Kalau pun ada pelaksanaan pemilu di DOB ini, maka Bawaslu mau tidak mau harus bersiap diri,"


Lolly mengatakan, Bawaslu hingga saat ini masih menunggu kepastian hukum tentang pelaksanaan pemilihan di 3 DOB Papua.

Pasalnya, hingga kini pemerintah dan DPR RI masih belum selesai melakukan konsultasi bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk produk hukum yang akan dikeluarkan untuk menjadikan 3 DOB Papua sebagai daerah pemilihan (dapil).

"Kami siap saja atas apapun yang diperintahkan UU," imbuhnya menegaskan soal produk hukum pelaksanaan pemilu di 3 DOB.

Adapun jika di 3 DOB Papua akhirnya digelar pileg dan pilpres, Lolly memastikan kesiapan akan dilakukan Bawaslu.

"Kami harus menyiapkan tenaga kesekretariatan, kantor, hingga tim pengawas," tandasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya