Berita

Arief Poyuono/Net

Politik

Arief Poyuono: Percaya Polisi, Jangan Ada Komentar yang Membingungkan Masyarakat

SABTU, 16 JULI 2022 | 21:31 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Masyarakat diminta untuk tidak membangun spekulasi dan mempercayakan kepada Polri untuk mengusut kasus baku tembak antara ajudan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo.

Pada kejadian Jumat pekan lalu itu, Brigadir J yang merupakan sopir pribadi istri Ferdy Sambo, tewas setelah ditembak Bharada E yang ditugaskan menjadi pengawal pribadi Ferdy.

"Biarkan Polisi bekerja secara profesional dalam melakukan penyelidikan kasus tewasnya Brigadir J," ujar politisi kawakan Arief Poyuono kepada wartawan, Sabtu (16/7).


Dia juga berpesan, kepada analis-analis untuk tidak banyak berargumen terhadap praduga di balik kejadian tersebut.

"Pengamat-pengamat yang belum tentu tahu peristiwanya dan omongannya belum tentu juga benar, sebaiknya jangan menduga duga atau komentar yang makin masyarakat jadi bingung," sesalnya.

Begitu juga dengan posisi istri Ferdy Sambo, kata Arief, publik juga perlu menghargai ranah privasi.

Terlebih, Brigadir J disebutkan tewas ditembak setelah kedapatan keluar dari kamar pribadi istri Ferdy.

"Hormati pula privasi dari istri Irjen Ferdy Sambo yang juga merupakan bagian dari korban dalam peristiwa tewasnya Brigadir J," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya