Berita

Aktivis 98 sekaligus politisi PDI Perjuangan, Adian Napitupulu/Net

Politik

Adian Napitupulu dan Aktivis 98 Tak Bahas Kursi Menteri saat Dipanggil Istana, Tapi...

SABTU, 16 JULI 2022 | 14:47 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sejumlah aktivis dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana Merdeka, Jakarta, Jumat kemarin (15/7). Salah satu aktivis yang dipanggil adalah Adian Napitupulu.

Kepada redaksi, Adian mengaku dipanggil Presiden Jokowi untuk membahas sejumlah hal. Namun ia membantah pertemuan tersebut membicarakan soal kursi menteri.

"Saya cuma bicara kasus tanah," ujar Adian saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (16/7).


Adian menjelaskan, dia bertemu Jokowi bersama beberapa aktivis 98 lainnya yang tergabung di dalam Persatuan Nasional Aktivis '98.

"Jadi tidak ada presiden menawari jabatan menteri," tegasnya.

Lebih dari itu, Adian menyatakan bahwa pertemuannya dengan Jokowi fokus membahas persoalan sengketa tanah yang terjadi di banyak daerah.

Sehingga dalam pertemuannya bersama Jokowi yang berlangsung sekitar satu jam lebih kemarin, pada intinya membuka ruang aspirasi politik aktivis '98 untuk didengar pemerintah, khususnya terkait masalah agraria.

"Presiden sudah sejak awal tahu bahwa saya butuh ruang politik yang lebih luas dan fleksibel, yaitu DPR RI.Makanya saya bicara kasus tanah diserta beberapa contoh," katanya.

"Contoh, konflik rakyat dengan perusahaan, termasuk BUMN seperti yang saat ini terjadi di Cibubur atara rakyat dengan PP Properti. Di mana ada dugaan keterlibatan mafia tanah," demikian Adian.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya