Berita

Ilustrasi ACT/Net

Hukum

Kembali Diperiksa Bareskrim 10 Jam, Ahyudin Masih Didalami Dana Ahli Waris JT-610

JUMAT, 15 JULI 2022 | 02:18 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Menghadiri panggilan kelima dari Bareskrim Mabes Polri mantan Presiden Aksi Cepat tanggap (ACT), Ahyudin menjalani pemeriksaan hingga 10 jam lebih.

Ahyudin keluar dari pemeriksaan penyidik Bareskrim sekitar pukul 23.00 WIB. Kali ini menghadapi pertanyaan penyidik didampingi kuasa hukumnya Teuku Pupun Zulkifli.

Ahyudin menjelaskan bahwa selama 10 jam ia diperiksa terkait dengan penggalian fakta yang terkait dengan penyaluran dana Boeing untuk korban kecelakaan pesawat Lion bernomor JT-610.


"Jadi sangat detail. Soal Boeing juga dibahas, konsisten saja, insyaallah dana Boeing idak disalurkan dalam bentuk kepada masyarakat ahli waris tapi dalam bentuk program," demikian penjelasan Ahyudin kepada awak media, Kamis malam (14/7).

Usai menjalani panggilan keilam, Ahyudin memastikan pada Jumat hari ini (15/7) ia akan mendatangi Bareskrim untuk memenuhi panggilan keenam.

"Besok jam 1 atau jam 2 kami akan kembali ke sini," demikian kata Ahyudin.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya