Berita

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil/Net

Politik

Charta Politika: Ridwan Kamil Bakal Menangkan Pilgub Jabar untuk Periode Kedua

KAMIS, 14 JULI 2022 | 20:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Petahana Ridwan Kamil diyakini akan menjabat Gubernur Jawa Barat untuk periode kedua pada Pilkada Serentak 2024.

Hal tersebut menjadi pemaparan Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya saat merilis hasil survei terkait tren calon kepala daerah Pilkada Jawa Barat.

"Elektabilitas teratas ada Ridwan Kamil dengan 44,3 persen disusul (polisi Partai Golkar) Dedi Mulyadi di 29,3 persen dan aktor laga Dedi Mizwar sebanyak 5,7 persen," ujar Yunarto, Kamis (14/7).


Tiga nama itu, kata Yunarto, disusul politisi Partai Demokrat Dede Yusuf Macan Effendi (3 persen), Walikota Bogor Bima Arya Sugiarto (2,9 persen), dan Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum (2,3 persen).

Selanjutnya, tokoh dengan elektabilitas di bawah dua persen ada politisi PAN Desy Ratnasari, politisi Partai Demokrat Cellica Nurachdiana, politisi Nasdem Saan Mustopa, politisi PDIP Rieke Diah Pitaloka dan Ono Surono.

Berikutnya politisi PKS Netty Praseyani, Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, dan mantan atlet bulutangkis Taufik Hidayat.

"Sementara ada pilihan lainnya 0,2 persen dan tidak menjawab atau menjawab tidak tahu 7,7 persen," pungkasnya

Survei di Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur dilakukan pada tanggal 24-30 Juni 2022. Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden per provinsi dan margin of error 2,83 persen.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner. Adapun metodologi yang digunakan adalah multistage random sampling pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya