Berita

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo/Net

Politik

Charta Politika: Ganjar Unggul di Jateng dan Jatim, Prabowo Masih di Jabar, Anies Stabil Tiga Besar

KAMIS, 14 JULI 2022 | 14:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ganjar Pranowo diyakini bakal jawarai Pilpres 2024 di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Sementara Prabowo Subianto unggul di tanah pasundan, Provinsi Jawa Barat.

Hal tersebut menjadi pemaparan Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya saat merilis hasil survei terkait calon presiden di Pilres 2024 di tiga provinsi, yakni Jawa Tengah, Jawa Timur dan Jawa Barat.

Menarik dalam survei itu, kata Yunarto, adalah posisi Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang stabil di tiga besar di tengah persaingan Ganjar dan Prabowo di tiga provinsi itu.


"Di Jawa Tengah, elektabilitas Ganjar mencapai 71,5 persen. Disusul Menteri Pertahanan Prabowo Subianto (7,6 persen) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (6,2 persen)," ujar Yunarto dalam keterangannya, Kamis (14/7).

Sedangkan di Jawa Timur, lanjutnya Ganjar catatkan elektabilitas 31,8 persen. Sementara Anies sebanyak 17 persen, Prabowo dan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa masing-masing sebanyak 15 persen.

Sementara untuk di Jawa Barat, Prabowo unggul di angka 26,9 persen, Anies sebanyak 22 persen, Gubernur Jabar Ridwan Kamil sebanyak 19,5 persen.

Survei di Provinsi Jawa Barat, Provinsi Jawa Tengah dan Provinsi Jawa Timur dilakukan pada tanggal 24-30 Juni 2022. Jumlah sampel sebanyak 1.200 responden per provinsi dan margin of error 2,83 persen.

Survei dilakukan melalui wawancara tatap muka secara langsung dengan menggunakan kuesioner. Adapun metodologi yang digunakan adalah multistage random sampling pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya