Berita

Anggota Komisi III DPR RI, Didik Mukrianto/Net

Politik

Baku Tembak Antarpolisi, Komisi III DPR Pertanyakan Pembinaan SDM Polri

RABU, 13 JULI 2022 | 09:44 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Kasus baku tembak antarpolisi di rumah dinas Kepala Divisi Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo harus benar-benar diatensi Kapolri Jenderal Sigit Listyo Prabowo.

Sebab, kasus tersebut telah menjadi perhatian publik dan menyisakan sejumlah pertanyaan lantaran terjadi antar anggota korps bhayangkara.

"Kasus ini harus menjadi atensi Kapolri. Apapun yang terjadi dalam kasus ini, membuka mata publik bahwa ada persoalan yang tidak baik yang melibatkan anggota Polri," ujar Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Demokrat, Didik Mukrianto dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (13/7).


Ia berharap kasus tersebut bisa diproses secara transparan, profesional dan akuntabel agar standing case-nya bisa diungkap secara tuntas. Setiap tahapan penanganan kasus ini, kata dia, harus dilakukan seterang mungkin dan memberikan akses publik untuk mendapatkan informasi yang utuh dan benar.

"Secara common sense wajar juga masyarakat khawatir tentang hal itu, mengingat seolah-olah begitu mudahnya para aparat kita dengan fasilitas senjata yang mereka punya dipergunakan untuk saling baku tembak di antara mereka," imbuh Didik menegaskan.

Oleh karena itu, kata Didik, sejak awal Polisi harus menyadari bahwa rasa keingintahuan publik, logika-logika dan tanda tanya publik harus bisa dijawab dengan penanganan dan pengusutan kasus itu secara transparan dan profesional.

Di lain pihak, dia berharap publik memberikan kesempatan kepada Polri untuk mengusut tuntas kasus ini.

"Saya juga berharap publik mendukung dan memberikan kesempatan kepada Polri untuk mengungkap kasus ini, sehingga akan tahu secara utuh standing case dan kebenarannya," tuturnya.

Didik juga mengingatkan pembinaan SDM adalah salah satu bagian paling menentukan dalam keseluruhan pembinaan Polri. Faktor manusia, lanjut dia, adalah unsur yang paling penting dalam setiap organisasi Polri khususnya dalam kaitannya dengan tugas pokok dan peranan Polri.

"Kehadiran prajurit di tengah-tengah masyarakat tidak dapat digantikan dengan peralatan secanggih apa pun. Wujud akhir pembinaan SDM berupa perpaduan keadaan anggota secara kuantitatif dan kualitatif sangat menentukan keberhasilan Polri dalam melaksanakan tugas pokoknya," tandasnya.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Perdana sebagai Anggota Penuh, Prabowo Hadiri KTT BRICS di India

Sabtu, 12 September 2026 | 12:20

Serda Ahmad Muzammil Tewas, POMAU Periksa 4 Personel

Sabtu, 12 September 2026 | 12:06

Menteri Imipas Penuhi Janji, 82 WNI Dipulangkan dari Malaysia

Sabtu, 12 September 2026 | 11:52

Kemendikdasmen Prioritaskan Revitalisasi Ribuan Sekolah, Ini Kategorinya

Sabtu, 12 September 2026 | 11:37

Pertamina Patra Niaga Tingkatkan Pasokan BBM ke SPBU Sulsel

Sabtu, 12 September 2026 | 11:28

Soal Life Jacket yang Ditemukan, Pemilik Kapal Buka Suara

Sabtu, 12 September 2026 | 11:10

Hari Pelanggan, Manfaat Perlindungan Kesehatan Tembus Rp1,1 Triliun

Sabtu, 12 September 2026 | 11:01

LRT Jabodebek Beroperasi Normal Usai Gempa M5,9 Guncang Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 10:50

Emas Antam Naik di Akhir Pekan, Satu Gram Jadi Segini

Sabtu, 12 September 2026 | 10:45

DPR Desak Usut Tuntas Penembakan Tiga Pegawai Pertanian Jayawijaya

Sabtu, 12 September 2026 | 10:28

Selengkapnya