Berita

Ilustrasi ACT/Net

Hukum

Ahyudin Ngaku Siap Dikorbankan Demi Keberlangsungan ACT

RABU, 13 JULI 2022 | 03:39 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Mantan Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT), Ahyudin menegaskan bahwa dirinya siap dikorbankan demi keberlangsungan lembaga filantropit ACT.

Ahyudin berharap, lembaga filantropi seperti ACT harus terus eksis dan bermanafaat bagi masyarakat.  

“Demi Allah saya siap berkorban atau dikorbankan sekalipun asal ACT sebagai sebuah lembaga kemanusiaan yang insya Allah lebih besar manfaatnya untuk masyarakat luas,” demikian kata Ahyudin, Selasa (12/7).


Ahyudin telah menjalani pemeriksaan yang ketiga di Mabes Polri. Ia dipangggil dalam kapasitas sebagai mantan pucuk tertinggi ACT.

Bentuk pengorbanan yang dimaksud Ahyudin termasuk harus menjalani status tersangka oleh pihak aparat kepolisian. Ia mengaku aka tetap ikhlas dan menerima apa yang menjadi keputusan kepolisi.

“Saya harus berkorban atau dikorbankan asal ACT sebagai sebuah lembaga kemanusiaan milik bangsa ini, tetap eksis memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat luas, saya ikhlas, saya terima dengan sebaik-baiknya,” jelas Ahyudin.

Dugaan penggelapan dana umat ACT terungkap ke publik setelah muncul hasil liputan investigasi majalah tempo. Polisi sendiri mengusut dana umat ACT kaitannya yang disalurkan pihak Boeing untuk ahli waris korban kecelakaan pesawat Lion bernomor JT-610.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya