Berita

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia/Repro

Politik

Masih Sedikit Masyarakat Tahu Indonesia Presidensi G20, Bahlil Pastikan Pemerintah Terus Sosiaisasi

SENIN, 11 JULI 2022 | 22:42 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah pastikan terus melakukan sosialisasi jelang pelaksanaan Kongres Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Bali pada November nanti.

Begitu dikataan Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, saat menghadiri rilis survei nasional Indikator bertajuk Evaluasi Publik terhadap Kinerja Pemerintah dalam Bidang Ekonomi, Politik, Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi secara virtual, Senin (11/7).

Pernyataan Bahlil, merespons temuan Indikator Politik Indonesia bahwa belum banyak masyarakat yang mengetahui kegiatan tersebut. Termasuk, status Indonesia sebagai tuan rumah.


“Pemerintah terus menyosialisasikan KTT G20 kepada masyarakat,” kata Bahlil.

Bahkan, kata Bahlil, saat melangsungkan rapat di Solo, Jawa Tengah, pihaknya turut membuat sebuah kegiatan yang melibatkan puluhan ribu masyarakat.

“Ketika rapat di Solo, Kementerian Investasi yang menjadi host. Kami buat kirab, melibatkan puluhan ribu orang di Kota Solo. Ini bagian dari proses pemerintah menyosialisasikan kepada publik mengenai KTT G20,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, menyatakan hanya 30 persen masyarakat yang mengetahui bahwa tahun ini Indonesia menjadi Presidensi G20.

Kata Burhanuddin, mayoritas masyarakat belum mengetahui Indonesia menjadi tuan rumah dalam pertemuan tingkat tinggi negara-negara yang tergabung dalam kelompok 20 negara ekonomi dunia itu.

“Dari 1.200 responden, baru 30 persen yang mengetahui Indonesia menjadi presidensi KTT G20. Sisanya, sebanyak 70 persen, belum mengetahui,” katanya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya