Berita

Ketua Front Kader Penyelamat PPP, Syaiful Rachmat Basuki saat menggelar aksi di depan Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta/RMOL

Politik

Berulang Kali Digeruduk, Belum Juga Ada Mediasi FKP dan Pengurus PPP

SENIN, 11 JULI 2022 | 20:01 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sikap pasif Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa terhadap kritik, disesalkan kader-kader partai berlambang kabah.

Kekecewan itu disampaikan Ketua Front Kader Penyelamat PPP, Syaiful Rachmat Basuki saat kembali menggelar aksi di depan Kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakarta, Senin siang (11/7).

“Ini aksi keenam kami, yang merupakan keprihatinan terhadap sikap arogansi Suharso selaku Ketua Umum DPP PPP,” ujar Syaiful Rachmat Basuki.


Menurutnya, selama ini Suharso tidak bisa menjalankan partai sesuai dengan konstitusi Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).

Dia menegaskan, jika memang tidak mampu menjalankan aturan internal PPP, sebaiknya Suharso menanggalan jabatannya sebagai ketua umum.

“Kalau Suharso tidak bisa menjalankan partai ini, lebih baik mundur. Hal ini tentunya sangat bisa menghancurkan partai, apalagi jika menjalankannya secara otoriter dan arogansi,” katanya.

Syaiful menegaskan akan terus menuntut hak-hak kader partai melalui aksi-aksi lanjutan. Karena sejauh ini, belum ada mediasi yang terlaksana dari pihak DPP PPP.

“Belum ada mediasi sampai dengan hari ini. Maka, kami akan tetap menuntut hak-hak kita,” tekannya.

Adapun hak-hak kader yang dimaksudkan dia, adalah hilangnya hak kader dalam susunan kepengurusan wilayah. Padahal sebelumnya, susunan kepengurusan sudah melalui musyawarah.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya