Berita

Ketua KPK RI Firli Bahuri saat memimpin forum ACWG G20 di Nusa Dua, Bali/Ist

Hukum

Di Forum ACWG G20, Firli Bahuri Dorong Koruptor Dimiskinkan

JUMAT, 08 JULI 2022 | 14:50 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri membawa empat isu prioritas pada forum Anti-Corruption Working Group (ACWG) yang diikuti oleh delegasi negara-negara anggota G20, salah satunya ialah meminta seluruh aparat penegak hukum (APH) menerapkan pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) bagi para koruptor.

“Kita libatkan semua APH untuk melakukan penanganan TPPU. Karena sesungguhnya korupsi tidak bisa hanya ditangani dengan cara penindakan, menghukum orang,” kata Firli usai membuka acara ACWG G20 di Nusa Dua Bali, Kamis (7/7).

Firli menegaskan bahwa pemidanaan badan dirasa kurang membuat seseorang jera lalu kemudian tidak melakukan korupsi. Oleh sebab itu menurut Firli, penerapan pasal TPPU dianggap paling jitu membuat kapok pejabat untuk berbuat korupsi.


“Orang gak kapok dihukum. Yang buat orang kapok adalah kalau dikenakan TPPU, makanya kita ajak semua APH agar setiap tindak pidana korupsi dilekatkan dengan TPPU. Orang tidak takut hukuman badan, tapi takut dimiskinkan,” tegas Firli.

Disisi lain, Firli menyampaikan bahwa empat isu prioritas yang dibawa oleh KPK dalam forum ACWG G20 ialah bagaimana meningkatkan peran audit. Menurutnya, peningkatan peran audit akan meminimalisir adanya penyelewengan.

“Kita memanfaatkan audit dalam rangka pencegahan dan pemberantasan korupsi. Korupsi muncul dari tahap perencanaan, pelaksanaan, pengesahan, dan evaluasi. Itu ada peran audit, kita angkat isu ini agar kita bisa mewujudkan High Level Principles sebagai acuan kerja untuk dunia global,” beber Firli.

Komandan pemberantasan korupsi ini berharap, empat isu prioritas yang menjadi agenda di dalam forum Anti-Corruption Working Group (ACWG) disahkan menjadi sebuah dokumen kebijakan bagi negara-negara anggota G20.

“Kita berharap 4 agenda ini bisa disetujui pada periode keketuaan Indonesia tahun ini. Tadi saya mengikuti, sembilan negara yang hadir fisik dan 10 negara hadir virtual, termasuk Uni Eropa, kelihatannya 4 focal point akan disepakati dan dirumuskan. Nanti deklarasi kesepakatannya kemungkinan akan dilakukan di Australia pada bulan September di ACWG putraran berikutnya,” demikian Firli.



Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ketua MPR Bicara Islam dan Kemajuan di Forum Mufti Dunia

Jumat, 12 Juni 2026 | 20:15

Cara Reaktivasi MyPertamina agar QR Code Aktif Lagi, Bisa Lewat Website dan Aplikasi

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:57

Dua Akses Stasiun MRT Dukuh Atas Ditutup Imbas Demo

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:54

Sinopsis Backrooms, Film Horor Adaptasi Serial YouTube yang Pecahkan Rekor Box Office

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:44

Demonstran Depan UOB

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:39

Palsukan Tanda Tangan, Bendahara BUMDes Diduga Korupsi Rp1,6 Miliar

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:35

KPK Didesak Naikkan Status Pejabat DJBC Ahmad Dedi ke Penyidikan

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:32

BRI Gelontorkan Dana Rp500 Miliar untuk Buyback Saham

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:14

Jadwal Lengkap Fase Grup Piala Dunia 2026

Jumat, 12 Juni 2026 | 19:13

PDIP Diminta Tertibkan Kader Diduga Terlibat Program MBG

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:47

Selengkapnya