Berita

Sidang lanjutan kasus pembakaran aset milik perusahaan tambang PT Mitra Stania Kemingking (MSK)/Net

Hukum

PT MSK Ingin Dalang Perusakan Aset Terungkap

JUMAT, 08 JULI 2022 | 01:49 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kepala Desa Penyak, Sapawi, menjalani sidang lanjutan sebagai tersangka pembakaran aset milik perusahaan tambang PT Mitra Stania Kemingking (MSK), di Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah,

Sidang lanjutan perkara 43/Pid.B/2022/PN Kba digelar di Pengadilan Negeri Kabupaten Bangka Tengah, Kepulauan Bangka Belitung, Kamis (7/7).

Selain Sapawi, dua tersangka lainnya juga menjalani persidangan. Keduanya adalah tokoh masyarakat Syamsul dan oknum anggota Provos Polres Bangka Tengah bernama Riduan.


Terkait jalannya persidangan itu, Direktur Utama PT Arsari Tambang yang menaungi PT MSK, Aryo Djojohadikusumo berharap dalang atau pelaku utama yang yang menyuruh ketiga tersangka segera terungkap.

"Pelaku utama atau aktor intelektualnya saya yakin ada dalam kasus ini dan harus terungkap," kata Aryo kepada wartawan.

Menurut Aryo, tidak mungkin kepala desa dan warga tiba-tiba melakukan perusakan dan pembakaran jika tidak ada provokator utama. Pasalnya, MSK hadir ikut membantu perekonomian warga sekitar dan perekonomian daerah.

"Tidak mungkin warga yang juga ikut mencari nafkah di MSK melakukan perusakan, logikanya kalau tidak ada aktor intelektualnya tidak mungkin itu terjadi," katanya.

Pasalnya, akibat aksi anarkis warga yang merusak dan membakar aset perusahaan, kerugian ditaksir di atas Rp 429 juta rupiah, akibat kerusakan bangunan maupun properti.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya