Berita

Anggota DPD RI, Fahira Idris, tegaskan presidential threshold amputasi calon pemimpin potensial bangsa/RMOL

Politik

Fahira Idris: Stok Pemimpin Berkualitas Indonesia Diamputasi PT 20 Persen!

KAMIS, 07 JULI 2022 | 13:16 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ambang batas pencalonan Presiden atau Presidential Threshold (PT) 20 persen masih menjadi momok bagi putera puteri terbaik bangsa yang layak untuk memimpin negeri.

Tingginya ambang batas presiden itu “menjegal” calon-calon pemimpin potensial yang dimiliki bangsa ini.

Begitu disampaikan anggota DPD RI, Fahira Idris, dalam Dialog Kebangsaan DPR RI bertajuk "Peran DPD RI dalam Percaturan Pemimpin Bangsa" di Lobby Gedung DPD RI, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (7/7).


“Jadi, situasi seperti ini tentunya sangat-sangat tidak baik untuk perjalanan bangsa ini ke depan,” ucap Fahira.

Senator asal DKI Jakarta ini menuturkan, selama beberapa tahun belakangan ini pihaknya terus berupaya meredam kesalahpahaman mengenai presidential threshold.

Sebab, keinginan masyarakat agar Pilpres 2024 ini diselenggarakan lebih adil, bermartabat, dan berkualitas akan sulit terwujud jika PT masih 20 persen.

“Indonesia ini punya banyak stok pemimpin yang berkualitas, tetapi diamputasi oleh ambang batas 20 persen,” tegasnya.

Selain Fahira Idris, sejumlah narasumber lain hadir dalam diskusi tersebut. Antara lain pengamat politik dari UI Rocky Gerung, dan Wakil Ketua Komite Ketatanegaraan DPD RI Djamal Aziz.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

UPDATE

Fuad Bawazier: Kekayaan Alam Indonesia Dikuasai Segelintir Orang

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:19

Nanik Deyang Langsung Ditelepon DPR Usai Didemo Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 22:08

Eks Dirjen Kuathan Emosional Bela Leonardi: Ini Perjuangan Negara

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:53

Koperasi Karyawan Forwarder, Bukan Alat Konflik tapi Jembatan Keseimbangan

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:37

Mahasiswa Bubarkan Diri Usai Bertemu Dasco Cs

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:27

Fuad Bawazier Curiga Ada Penghambat di Lingkaran Istana

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:19

IDEacraft Sulap Produk Dekorasi Rumah Menjadi Peluang Usaha Berkat Pemberdayaan BRI

Jumat, 19 Juni 2026 | 21:04

DPR Langsung Telepon Bahlil Menjawab Keresahan Mahasiswa

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:35

Jalani Tes Kesehatan, Roy Suryo dan Dokter Tifa Selangkah Lagi ke Meja Hijau

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:33

Penangkapan Roy Suryo dan Dokter Tifa Bukti Jokowi Sakti Mandraguna

Jumat, 19 Juni 2026 | 20:22

Selengkapnya