Berita

Ketua DPP PPP Ahmad Baidowi kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7)/RMOL

Politik

Pesan PPP untuk Demokrat: Jangan Seperti Orang Patah Harapan

SELASA, 05 JULI 2022 | 16:34 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) menyarankan Partai Demokrat untuk tidak patah arang dalam merajut koalisi untuk menghadapi Pemilu 2024.

Meskipun, Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang di dalamnya terdiri PPP-Golkar-PAN sudah solid tetap masih membuka ruang untuk parpol yang masih ingin bergabung, termasuk Demokrat.

“Demokrat jangan seperti orang patah harapan, meski itu sah-sah saja. Karena Golkar, PAN dan PPP sudah solid di koalisi. Kalau Demokrat ingin bisa ikut berlayar di Pilpres 2024, ya ikut saja dalam KIB,” kata Ketua DPP PPP Ahmad Baidowi kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/7).


Politisi yang karib disapa Awiek ini mengatakan, pihaknya tidak bisa digerilya satu per satu ke partai politik karena KIB sudah solid. Lebih jauh daripada itu, KIB punya tugas masing-masing untuk mendekati partai lain yang salah satunya adalah Partai Demokrat.

“Kalau Demokrat mau bergabung ya ayok! Jangan terkesan seperti orang yang hopeless gitu,” tuturnya.

Atas dasar itu, Awiek kembali menegaskan bahwa PPP sudah solid di KIB dan KIB tidak akan “goyang” dengan wacana-wacana dan dinamika yang berkembang ke depan.

Termasuk soal wacana baru bahwa Demokrat berencana membuat koalisi baru bersama Golkar.

“Jadi setelah KIB sudah solid dan bisa berlayar mereka mulai membuat wacana baru bahwa Golkar dan Demokrat membuat koalisi baru. Itu kan rencana memecah belah. Dan KIB tidak terpengaruh itu,” tegasnya.

“Itu seperti orang putus harapan,” demikian Awiek.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya