Berita

Managing Director, Political Economy and Policy Studies (PEPS) Prof Anthony Budiawan/Net

Politik

Rusia Makin Gencar Serang Ukraina, Anthony Budiawan: Jokowi atau Zelensky yang Bohong?

MINGGU, 03 JULI 2022 | 10:22 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Misi perdamaian yang dilakukan Presiden Joko Widodo ke Ukraina dan Rusia mulai dipertanyakan efektivitasnya. Sebab, tak lama berselang dari kunjungan itu, Rusia justru meningkatkan serangan militer ke Ukraina.

Padahal, Presiden Joko Widodo telah mengurai bahwa dirinya sempat menawarkan diri untuk membawa pesan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk Presiden Rusia Vladimir Putin. Jokowi lewat akun Twitter pribadinya juga mengklaim telah menyampaikan pesan Presiden Zelensky kepada Presiden Putin.

Serangan militer Rusia ke Ukraina yang terjadi membuat publik bertanya-tanya tentang apa sebenarnya disampaikan oleh Presiden Joko Widodo.


Managing Director, Political Economy and Policy Studies (PEPS) Prof Anthony Budiawan semakin bingung lantaran pihak Ukraina membantah bahwa Zelensky menitip pesan tertulis untuk Putin. Sebab, Zelensky selalu menyampaikan langsung dan terbuka jika ingin memberi pesan ke putin.

“Gawat, Ukraina membantah. Jokowi atau Zelensky yang bohong?” tanya Anthony Budiawan lewat akun Twitter pribadinya.

Menurutnya, jika Presiden Joko Widodo yang berbohong karena salah paham akibat kendala bahasa, maka Putin mendapat pesan tidak benar. Artinya, Putin bisa merasa diri telah dibohongi juga.

“Kebiasaan salah paham dalam negeri terbawa ke luar negeri?” sambungnya.

Jika benar demikian, maka salah paham fatal ini bisa memicu perang yang lebih besar. Bukan malah mendamaikan kedua negara.

“Bisa-bisa kepercayaan luar negeri terhadap kemampuan diplomasi Indonesia merosot, dan tidak dipercaya lagi?” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya