Berita

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB)/Net

Politik

Koalisi Hanya Sebatas Amankan Partai, KIB Sumsel Terancam Bubar?

MINGGU, 03 JULI 2022 | 02:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Perbedaan usulan dalam sebuah koalisi kerap terjadi di setiap daerah, termasuk di Sumatera Selatan (Sumsel). Hal ini berpotensi menimbulkan perpecahan dalam tubuh Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) di daerah, terutama di Sumsel.

Demikian disampaikan pengamat politik Sumsel, Ade Indra Chaniago, yang juga merupakan dosen Stisipol Chandra Dimuka, Sabtu (2/7).

Dalam pandangan Indra, baik di Pilpres hingga Pilbup, KIB dirasa masih kurang menarik. Karena tidak ideologis, sangat cair, dan mudah diterka.


Menurutnya, koalisi ini hanya sebatas untuk mengamankan partai agar tidak terdegradasi oleh Parliamentary Threshold (PT).

"Sekarang kita lihat, ketua umum salah satu partai yang tergabung dalam KIB ini sudah menyusul dua ketum partai lainya berada di kursi kabinet," jelasnya, seperti diwartakan Kantor Berita RMOLSumsel.

Artinya, semua bergantung pada kebutuhan dan kepentingan masing-masing. Apalagi, jika dikaitkan dengan Pilkada, semua tentu berdasarkan kebutuhan daerah dan substansinya adalah memenangkan kontestasi.

"Jadi artinya, KIB ini bisa saja buyar atau berhenti di tengah jalan," pungkasnya.

Dalam Rakerda PAN se-Sumsel, tiga nama capres bakal diusung dalam Rakerwil hingga Rakernas mendatang. Mereka adalah Ketua Umum PAN sekaligus Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas), Menteri BUMN Erick Thohir, dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Beda halnya dengan Golkar. Partai berlambang pohon beringin ini memastikan untuk mengusung Ketum Airlangga Hartarto, sesuai dengan hasil Munas.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya