Berita

Koordinator PMI M. Adhiya Muzakki/Ist

Politik

BUMN Untung Rp 126 T, Koordinator PMI: Harus Diarahkan pada Pengembangan Kualitas SDM

JUMAT, 01 JULI 2022 | 23:21 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Kelompok milenial yang tergabung dalam Penggerak Milenial Indonesia (PMI) mengapresiasi kinerja Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) di bawah kepemimpinan Erick Thohir yang berhasil catatkan peningkatan keuntungan usaha cukup signifikan.

Dikatakan Koordinator PMI M. Adhiya Muzakki, kerja tangkas Erick Thohir selama tahun 2021, berhasil membawa BUMN meraup keuntungan dengan angka fantastis sebesar Rp 126 triliun.

“Wajar bila keuntungan BUMN meningkat, hal ini tak lepas dari peran Pak Erick yang terus berusah menyehatkan BUMN dengan terus merajut ekonomi kerakyatan dan ekonomi keumatan,” ujar Adhiya kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (1/7).


Dikatakan Adhiya, keuntungan BUMN tentu akan menjadi keuntungan juga bagi negara. Utamanya, dalam pembiayaan pelayanan masyarakat baik melalui subsidi ataupun pelayanan lainnya.

“Hasilnya tentu akan diberikan kepada negara. Yang arahnya ditujukan untuk memfasilitasi kebutuhan masyarakat, seperti subsidi bahan bakar minyak (BBM), vaksin gratis pada saat Covid-19, serta pengobatan gratis kepada masyarakat,” terangnya.

Alumnus Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini, juga mencatat, selama ini keuntungan BUMN turut dialokasikan untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendidikan umat agar bisa lebih baik dan menjadi SDM nomor satu.

“Keuntungan BUMN pastinya turut diarahkan untuk meningkatkan pendidikan umat agar bisa lebih baik dan menjadi SDM nomor satu,” katanya.

Agar keuntungan BUMN itu dapat dialokasikan tepat sasaran, Adhiya menegaskan bahwa PMI siap mengawal dan bekerjasama dengan Kementerian BUMN dalam melakukan inovasi.

“Kami dari PMI tentu akan senantiasa mengawal Kementerian BUMN dalam upaya untuk berinovasi dan berpihak kepada hajat orang banyak,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya