Berita

Mantan Wakil Ketua PPP DKI Jakarta, Muchbari/Net

Politik

FKPP Minta Komnas HAM Usut Penyerangan saat Aksi Unjuk Rasa di DPP PPP

RABU, 29 JUNI 2022 | 20:40 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ratusan orang yang tergabung dalam Front Kader Penyelamat Partai (FKPP) kembali menggeruduk kantor Partai Persatuan Pembangunan (PPP) di Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (29/6).

Kali ini, mereka melakukan aksi untuk menyarakan keprihatinan setelah mendapatkan serangan dari dalam gedung PPP saat menggelar unjuk rasa pada Jumat lalu (24/6).

“Pada Jumat lalu kami diserang oleh sekelompok orang yang diduga preman, saat menyampaikan aspirasi. Kami yakin mereka bukan kader, kecuali yang pakai baju Gerakan Pemuda Kabah (GPK),” ujar mantan Wakil Ketua PPP DKI Jakarta, Muchbari yang hadir bersama massa aksi.


Muchbari mengatakan, aksi kali ini merupakan suatu bentuk keprihatinan karena penyampaian pendapat di muka umum dibungkam.

Menurutnya, padahal aksi sebelumnya telah memiliki izin dari petugas pengamanan. Bagi dia, serangan dari dalam gedung menandakan demokrasi di PPP sudah mati.

“Kami datang untuk menyampaikan aspirasi, menuntut keadilan. Namun, mereka bukannya menerima, tapi menyerang kami,” sesalnya.

Muchbari menjelaskan, ada sembilan orang yang menjadi korban pada aksi yang lalu. Beberapa hasilnya sudah divisum di rumah sakit dan kasusnya dilaporkan ke Polsek terdekat.

“Kami juga meminta kepolisian dan Komnas HAM mengusut tuntas masalah ini,” pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya