Berita

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad/RMOL

Politik

Tindaklanjuti Legalisasi Ganja Medis, Pimpinan DPR Sudah Koordinasi dengan Komisi Terkait

RABU, 29 JUNI 2022 | 13:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pimpinan DPR RI sudah berkomunikasi dengan Komisi terkait di parlemen dalam hal ini Komisi III dan Komisi IX DPR RI untuk membahas legalisasi ganja untuk medis.

Komisi terkait berencana menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) untuk menindaklanjuti rencana legalisasi ganja untuk medis.

Demikian disampaikan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad kepada wartawan di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (29/6).


“Ya, kami sudah melakukan juga komunikasi, pimpinan komisi 3 sudah siap melakukan RDP (rapat dengar pendapat) dengan para pihak yang berkepentingan, begitu juga dengan Komisi IX,” ungkap Sufmi Dasco.

Ketua Harian DPP Partai Gerindra ini menyambut baik Komisi terkait di DPR RI yang segera menindaklanjuti wacana tersebut. Tujuannya, untuk mendengarkan pendapat dari berbagai perspektif mengenai penggunaan ganja untuk dunia medis.

“Ya menyambut baik dan kemudian akan segera juga melakukan tindak lanjut terhadap usulan-usulan ini soal legalisasi ganja untuk medis,” demikian Sufmi Dasco.

Legalisasi ganja untuk medis ini semakin ramai diperbincangkan setelah viral di mmedia sosial (Medsos) foto seorang ibu yang diketahui bernama Santi Warastuti bersama anaknya yang mengidap cerebral palsy atau gangguan yang memengaruhi kemampuan otot, gerakan, hingga koordinasi tubuh seseorang.

Santi melakukan aksi dalam Car Free Day (CFD) Bundaran HI Jakarta pada Minggu (26/6) membentangkan poster “Tolong, Anakku Butuh Ganja Medis”.

Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin pun angkat bicara mengenai wacana legalisasi ganja untuk medis. Ia bahkan meminta MUI kembali mengkaji dan membuat fatwa mengenai penggunaan ganja untuk dunia medis.

“MUI harus membuat fatwanya, fatwa baru pembolehannya, artinya ada kriteria. Saya kira MUI akan segera mengeluarkan fatwanya untuk bisa dipedomani oleh DPR, jangan sampai nanti berlebihan dan nanti menimbulkan kemudharatan,” Ma’ruf Amin dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (29/6).

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

Mengapa 2026 adalah Momentum Transformasi, Bukan Resesi?

Senin, 13 April 2026 | 00:01

Armada Pertamina Terus Distribusikan Energi di Tengah Tantangan Global

Minggu, 12 April 2026 | 23:40

KSAL Sidak Kesiapan Tempur Markas Petarung Marinir

Minggu, 12 April 2026 | 23:11

OTT: Prestasi Penegakan Hukum atau Alarm Kegagalan Sistem

Minggu, 12 April 2026 | 22:46

Modus Baru Pemerasan Bupati Tulungagung: Dikunci Sejak Awal

Minggu, 12 April 2026 | 22:22

Ketum Perbakin Jakarta: Brimob X-Treme 2026 Ajang Pembibitan Atlet Nasional

Minggu, 12 April 2026 | 22:11

Isu Kudeta Prabowo Dinilai Bagian Konsolidasi Politik

Minggu, 12 April 2026 | 21:47

KPK Duga Adik Bupati Tulungagung Tahu Praktik Pemerasan

Minggu, 12 April 2026 | 21:28

Brimob X-Treme 2026: Dari Depok untuk Panggung Menembak Dunia

Minggu, 12 April 2026 | 21:08

Polisi London Tangkap 523 Demonstran Pro-Palestina

Minggu, 12 April 2026 | 20:06

Selengkapnya