Berita

Partai Buruh saat ada di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (27/6)/RMOL

Politik

Soal Masa Kampanye 75 Hari, Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan ke MA

SENIN, 27 JUNI 2022 | 20:29 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Masa kampanye 75 hari yang diatur di dalam Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) 3/2022 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilu Serentak 2024 bakal digugat Partai Buruh ke Mahkamah Agung.

Hal itu disampaikan Wakil Presiden Partai Buruh Agus Supriyadi saat ditemui di Gedung Mahkamah Konstitusi (MK), Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (27/6).

"Nanti (Partai Buruh) uji materi (PKPU Tahapan dan Jadwal Pemilu Serentak 2024) ke Mahkamah Agung," ujar Agus.

Sejauh ini, keberatan Partai Buruh terhadap aturan masa kampanye 75 hari adalah karena dianggap terlalu singkat, sehingga merugikan partai baru yang membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memperkenalkan diri.

Karena itu, Agus menyatakan bahwa langkah yang sudah dilakukan Partai Buruh atas keberatannya terhadap masa kampanye adalah mengadu kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Atas aduan tersebut, KPU RI juga telah merespon dengan memastikan tahapan Pemilu Serentak 2024, termasuk soal kampanye, akan tetap merujuk kepada PKPU 3/2022.

"Artinya (KPU) tetap dengan PKPU dan kampanye 75 hari. KPU tidak mengabaikan. Tetapi kami akan tetap lakukan langkah hukum," tandasnya.

Populer

Ingin Bantu Tangkap Pembunuh Brigadir J, Serda Ucok: Kami Tidak Tega Negara Kesulitan

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 20:23

Pernyataan Terakhir Sebelum Ditahan, Roy Suryo: Saya Tidak Menistakan Agama

Sabtu, 06 Agustus 2022 | 01:59

Sudah Dituangkan ke BAP, Bharada E Lihat Ferdy Sambo Pegang Pistol di Samping Jasad Brigadir J

Minggu, 07 Agustus 2022 | 16:39

Disindir Kasus Brigadir J, Benny K Harman: Daripada Sesat Sebaiknya Mahfud Tanya Langsung ke Jokowi

Selasa, 09 Agustus 2022 | 15:32

Sindir Alasan TGB Pindah Perindo, Musni Umar: Memang Partai yang Pernah Dimasuki Visinya Tidak Mempersatukan?

Minggu, 07 Agustus 2022 | 07:28

Bersih-bersih Polisi, Perkumpulan Marga Hutabarat Siap Kawal Kasus Pembunuhan Brigadir J

Senin, 08 Agustus 2022 | 22:20

Agar Seolah Ada Baku Tembak di TKP, Pistol Brigadir J Sengaja Ditembakkan ke Dinding

Senin, 08 Agustus 2022 | 16:20

UPDATE

Kasus Aktif Covid-19 Naik 686 Orang, Meninggal 22 Pasien

Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:13

Kapolri Listyo Sigit Bubarkan Satgassus Merah Putih

Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:05

Momentum Bersihkan Polri, Jadikan Ferdy Sambo Justice Collaborator

Kamis, 11 Agustus 2022 | 20:03

KPK Beberkan Capaian Kinerja Penyelamatan Danau Prioritas Nasional Semester 1 Tahun 2022

Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:56

Hari Ini Ferdy Sambo Diperiksa Tim Khusus Sebagai Tersangka

Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:46

Sepuluh Parpol Akan ke KPU di Sisa 3 Hari Masa Pendaftaran Calon Peserta Pemilu 2024

Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:30

Pengacara Bharada E: Tidak Ada Penganiayaan Sebelum Brigadir J Ditembak

Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:18

Ketua KPU RI Ingatkan Parpol Lengkapi Dokumen Pendaftaran

Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:16

Pengacara Brigadir J Minta Jokowi Perintahkan PPATK Usut Rekening Ferdy Sambo

Kamis, 11 Agustus 2022 | 19:08

Terancam Gagal Bayar Utang, Laos Terjebak dalam Perangkap Utang China?

Kamis, 11 Agustus 2022 | 18:55

Selengkapnya