Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

WHO Tetapkan Cacar Monyet Bukan Darurat Kesehatan Masyarakat Internasional

MINGGU, 26 JUNI 2022 | 09:32 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menetapkan bahwa wabah monkeypox atau cacar monyet bukan merupakan darurat kesehatan masyarakat atau Public Health Emergency of International Concern (PHEIC) untuk saat ini.

Melalui pernyataan yang dirilis pada Sabtu (25/6), WHO menyebut wabah cacar monyet saat ini belum pada tingkat PHEIC, yang didefinisikan sebagai peristiwa luar biasa yang merupakan risiko kesehatan masyarakat.

Meski mayoritas setuju dengan keputusan ini, beberapa anggota komite WHO memiliki pendapat yang berbeda.


Kendati begitu, seperti dikutip Reuters, WHO menekankan perlunya penyelidikan lebih lanjut untuk memahami penularan virus.

Komite juga menyarankan wabah cacar monyet untuk dipantau dan ditinjau secara ketat selama beberapa minggu. Jika ada bukti kuat peningkatan jumlah kasus yang signifikan dalam 21 hari ke depan, maka diperlukan peninjauan kembali.

Saat ini, kasus cacar monyet telah menurun atau setidaknya stabil di negara-negara yang pertama kali mengalami wabah. Sejak Mei, sebanyak 3.040 kasus telah dilaporkan di 47 negara, dengan satu kematian pada individu dengan gangguan sistem kekebalan.

Sebagian besar kasus monkeypox yang dikonfirmasi adalah laki-laki, dan sebagian besar di antara gay, biseksual, dan laki-laki lain yang berhubungan seks dengan laki-laki, sering kali muncul dengan lesi yang terlokalisasi di atau sekitar alat kelamin, serta ruam di seluruh tubuh.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:14

KPK Hormati Putusan Hakim, Penyidikan Dugaan Korupsi Kuota Haji Tetap Berlanjut

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:12

Naik Transjakarta Kini Bisa Bayar Tiket Pakai QRIS Tap BRImo

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:06

Marak OTT Kepala Daerah, Kemendagri Harus Bertindak

Rabu, 11 Maret 2026 | 12:01

RDF Plant Rorotan Diaktifkan Usai Longsor TPST Bantargebang

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:47

Seleksi Anggota Dewan Komisioner OJK Dimulai Hari Ini

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:44

Lantik Pengurus DPW PPP Gorontalo, Mardiono Optimistis Menuju 2029

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:43

Harga Bitcoin Terkoreksi Tipis

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:34

Emas Logam Mulia Naik Rp40 Ribu, Dekati Harga Rp3,1 Juta per Gram

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:29

Viral Mobil Pickup Impor India untuk Koperasi Desa Tiba di Indonesia

Rabu, 11 Maret 2026 | 11:18

Selengkapnya