Berita

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh saat di Nasdem Tower, Jumat (24/6)/Ist

Politik

Anies-AHY jadi Poros Politik Kuat jika Didukung Koalisi Nasdem-Demokrat-PKS

JUMAT, 24 JUNI 2022 | 19:47 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) melakukan silaturahmi ke Kantor DPP Nasdem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Kamis kemarin (23/6). AHY disambut hangat oleh Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh dan petinggi partai lainnya.

Merespons pertemuan itu, Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah berpendapat bahwa pertemuan dua pucuk pimpinan partai itu akan membuka lebar paket pasangan Anies Baswedan-Agus Harimurti Yudhoyono untuk diusung di pemilihan presiden (Pilpres) tahun 2024 mendatang.

Kata Dedi, peluang itu semakin terbuka lebar jika nantinya Nasdem serius mengusung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Apalagi, dalam konteks peluang paket pasangan ada keterlibatan Susilo Bambang Yudhoyono yang sebelumnya menemui Surya Paloh.


"Koalisi Demokrat Nasdem semakin dekat tetwujud, terlebih Demokrat tidak saja diwakili AHY dalam pertemuan dengan Nasdem, termasuk SBY permah terlibat langsung," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (24/6).

Menurut Dedi, dengan asumsi Anies terusung Naadem, koalisi paket Anies-AHY akan ditambah oleh dukungan politik Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Bacaan Dedi, jika betul koalisi itu terdiri dari 3 partai itu, maka akan menjadi poros politik yang harus diperhitungkan oleh partai lainnya.

"Penguatan mitra koalisi akan dilengkapi dengan PKS. Situasi ini memungkinkan Nasdem, Demokrat dan PKS menjadi poros cukup kuat," pungkasnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya