Berita

Dmitry Medvedev/Net

Dunia

Mantan Presiden Rusia: Kualitas Pemimpin Eropa Modern Lebih Buruk dari Pendahulunya

JUMAT, 24 JUNI 2022 | 08:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Generasi politisi Eropa saat ini jauh lebih rendah daripada mereka yang memerintah benua itu beberapa dekade lalu. Begitu kata mantan presiden Rusia Dmitry Medvedev, Kamis (23/6) waktu setempat.

Dalam pernyataan yang dipostingnya di media sosial, Medvedev mengatakan teknokrat modern tidak memiliki kualitas yang dibutuhkan untuk mengambil keputusan berani dan melawan AS, tidak seperti negarawan lama.

“Saya tidak bermaksud menyinggung siapa pun, tetapi jelas bagi semua orang bahwa Mario Draghi bukan Silvio Berlusconi dan Olaf Scholz bukan Angela Merkel,” tulis Medvedev, membandingkan pemimpin Italia dan Jerman saat ini dan sebelumnya, seperti dikutip dari RT, Jumat (24/6).


“Kelas politik orang-orang, yang mewujudkan gerakan politik yang kuat dan dalam beberapa kasus di seluruh era, digantikan oleh individu-individu lemah yang menyebut diri mereka teknokrat,” katanya.

Pejabat Rusia, yang sekarang menjabat sebagai wakil ketua Dewan Keamanan Nasional, mengatakan generasi modern mungkin sebagian besar kompeten dalam memerintah, tetapi mereka tidak memiliki kepribadian untuk mengambil tanggung jawab pribadi.

“Mereka akan bersembunyi, keluar, mengutip instruksi, keadaan pasar atau bahkan perubahan iklim, tetapi tidak akan membuat keputusan. Atau ketika mereka melakukannya, mereka datang sangat terlambat,” katanya.

Medvedev mengatakan politisi seperti itu tidak dapat dihormati karena kualitas pribadi ini, sebagaimana dibuktikan oleh perlakuan yang mereka dapatkan dari pejabat Ukraina.

“Bisakah duta besar Ukraina memanggil Kanselir (Helmut) Kohl 'liverwurst'? Akankah presiden Ukraina saat ini mengenakan T-shirt hijau untuk pertemuan dengan Presiden (Jacques) Chirac? Tentu saja tidak,” kata Medvedev, merujuk pada mantan pemimpin Jerman dan Prancis.

Insiden pertama yang dia maksud adalah ketika Kanselir Scholz diledek oleh Andrey Melnik, utusan Kiev di Berlin. Beberapa minggu kemudian, Melnik mengatakan dia “menyesal” menyebut Scholz sebagai “liverwurst yang tersinggung.”

Pernyataan kedua Medvedev tampaknya merujuk pada cara Volodymyr Zelensky berpakaian ketika dia menjamu para pemimpin Jerman, Prancis, Italia, dan Rumania di Kiev awal bulan ini, yang semuanya mengenakan setelan bisnis dan dasi, sementara presiden Ukraina hanya mengenakan kaos

Pejabat Rusia itu menyalahkan apa yang dia sebut sebagai “degradasi” politisi Eropa pada meningkatnya subversi kebijakan negara-negara Eropa untuk kepentingan AS.

“(Mantan presiden Prancis) Charles de Gaulle dapat menolak presiden Amerika mana pun. Siapa di antara orang Eropa sekarang yang bisa melakukannya tanpa tangan gemetar? Mereka tidak memikirkan masa depan. Mereka dibatasi oleh tujuan pemilihan mereka yang lembek,” kata Medvedev.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya