Berita

Puan Maharani dan Ganjar Pranowo/Net

Politik

Usai Rakernas PDIP, Puan Maharani Jauhi Ganjar Pranowo

KAMIS, 23 JUNI 2022 | 16:35 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Usai gelaran Rapat Kerja Nasional (Rakernas) II PDI Perjuangan, polling Ketua DPR RI Puan Maharani dalam RMOL Vote berhasil menjauhi kompetitor di internal PDIP, yakni Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sebagaimana terekam dalam polling yang digelar RMOL Vote bertajuk "9 Calon Presiden 2024", Puan Maharani berada di posisi empat dengan dukungan 7.438 pemilih atau 11,9 persen dari total pemilih sementara. Sedangkan Ganjar, tercecer di posisi enam dengan 9,36 persen atau 5.848 pemilih.

Dalam Rakernas, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tegas meminta kader tidak membicarakan koalisi. Bagi kader yang bermanuver Megawati menyarankan untuk mengundurkan diri atau dia pecat.


Per Kamis (23/6) pukul 16.30 WIB, jumlah dukungan yang masuk secara total sudah ada 62.489 suara.

Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) masih menjadi tokoh yang paling banyak didukung untuk menjadi capres 2024. AHY berada di posisi teratas dengan 12.106 dukungan atau 19,37 persen dari total dukungan masuk.

Posisi kedua ada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan 16 persen atau 9.999 pemilih Ketua KPK, Firli Bahuri dengan 9.749 dukungan atau 16,56 persen.

Di posisi lima ada Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 10,33 persen atau 6.451 dukungan, posisi tujuh ada Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto 7,63 persen 4.766 dukungan, dan begawan ekonomi Rizal Ramli 6,95 persen atau 4.342 dukungan.

Sosok Menteri BUMN, Erick Thohir masih belum beranjak dari posisi terbawah dengan 537 dukungan atau 0,86 persen. Persentase ini bahkan lebih rendah bila dibandingkan dengan kategori "Tokoh Lain" sebesar 1,81 persen.

Polling RMOL Vote diselenggarakan hingga Senin (27/6). Namun demikian, polling ini tidak menggunakan metode survei yang umum digunakan pada lembaga survei politik.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya