Berita

Warga Pakistan menikmati minum teh/Net

Dunia

Didesak untuk Kurangi Minum Teh, Warga Pakistan Minta Menteri Perencanaan Mundur

RABU, 22 JUNI 2022 | 15:44 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Minum teh adalah tradisi khas di Pakistan. Minuman ini sangat populer di semua kalangan. Rata-rata, setiap orang Pakistan meminum tiga cangkir teh setiap hari. Tidak heran jika Pakistan menjadi salah satu importir teh terbesar di dunia, dengan pengeluaran sekitar 600 juta dolar AS setiap tahunnya.

Namun, krisis ekonomi memaksa negara itu untuk mengurangi impor teh. Pemerintah sejak minggu lalu telah mendesak orang untuk mengurangi konsumsi teh.

Permintaan Menteri Perencanaan Ahsan Iqbal untuk mengurangi minum teh telah mengejutkan banyak orang. Menyeruput lebih sedikit cangkir sehari akan memotong tagihan impor Pakistan yang tinggi, menurutnya.


“Saya mengimbau masyarakat untuk mengurangi minum teh satu atau dua cangkir sehari, karena kami juga meminjam uang untuk teh yang diimpor,” kata Iqbal dalam konferensi pers, pekan lalu, seperti dikutip dari The Guardian.

Permintaan mengurangi minum teh sontak menjadi viral di media sosial. Masyarakat Pakistan bertanya-tanya, apakah mengatasi masalah keuangan negara yang serius itu bisa terselesaikan dengan mengurangi minum teh?

Cadangan devisa Pakistan turun dari sekitar 16 miliar dolar AS pada Februari lalu, menjadi kurang dari 10 miliar dolar AS pada minggu pertama bulan Juni, hampir tidak cukup untuk menutupi biaya dua bulan dari semua impornya.

Bulan lalu pejabat di Islamabad membatasi impor lusinan barang mewah yang tidak penting sebagai bagian dari upaya mereka untuk melindungi dana.

Krisis ekonomi merupakan ujian besar bagi pemerintah Shehbaz Sharif, yang menggantikan Imran Khan sebagai perdana menteri Pakistan dalam pemungutan suara parlemen pada bulan April. Sharif telah berjanji untuk memperbaiki ekonomi yang sakit dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan oleh Dana Moneter Internasional dalam upaya untuk menghidupkan kembali paket bailout 5 miliar Euro.

Sesaat setelah Iqbal meminta mengurangi minum teh, media sosial ramai dengan desakan agar ia mengundurkan diri. Seorang pemilik kedai teh pinggir jalan di pinggiran Islamabad, mengatakan: “Kemarin Ahsan Iqbal meminta kami untuk mengurangi teh dan besok mereka mungkin mengatakan makan lebih sedikit. Apakah itu solusi?”

Pakistan dihadapkan krisis ekonomi yang cukup serius. Pemerintah telah menaikkan harga bahan bakar, gas alam dan listrik hingga 45 persen, membuat harga pangan melonjak.

Pekan lalu kabinet Sharif mempresentasikan anggaran pertamanya ke parlemen untuk disetujui, mengenakan pajak lebih banyak pada orang kaya dan berjanji untuk menghapus subsidi energi dan bahan bakar seperti yang diminta oleh IMF.

Pemadaman listrik selama berjam-jam di seluruh Pakistan juga membuat pemerintah koalisi Sharif tidak populer. Partai Khan Pakistan Tehreek-e-Insaf, sekarang menjadi oposisi, mengklaim pemerintahan Sharif telah merusak ekonomi hampir dua bulan sejak menjabat. Sharif mengatakan dia membayar harga untuk salah urus pemerintah pendahulunya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Pencalonan Kaesang di Solo Raya Sinyal Perang Terbuka PSI vs PDIP

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Araghchi Ancam Balas Serangan Ukraina ke Kapal Dagang Iran

Senin, 27 Juli 2026 | 10:23

Istana Tegaskan Mundurnya Perry Warjiyo Murni Keputusan Pribadi

Senin, 27 Juli 2026 | 10:13

Kejaksaan Harus Jawab Klaim Kriminalisasi Febrie dengan Bukti

Senin, 27 Juli 2026 | 10:04

KPK Dalami Aliran Dana yang Diduga Disiapkan Bupati Kuansing untuk Raja Juli

Senin, 27 Juli 2026 | 09:57

Penyaluran Bansos Lewat Kopdes Perlu SOP yang Ketat

Senin, 27 Juli 2026 | 09:51

IHSG Merah, Rupiah Ambruk ke Rp17.976 per Dolar AS Usai Gubernur BI Mundur

Senin, 27 Juli 2026 | 09:47

Kasatnarkoba Polres Tangsel Ditangkap Bareskrim

Senin, 27 Juli 2026 | 09:37

Pengamat: Sulit bagi Kaesang dan PSI Kuasai Solo Raya

Senin, 27 Juli 2026 | 09:34

Perjalanan Karier dan Rekam Jejak Perry Warjiyo di Kepemimpinan Bank Indonesia

Senin, 27 Juli 2026 | 09:25

Selengkapnya