Berita

Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani saat di gedung KPK/RMOL

Politik

Ahmad Muzani Pimpin Puluhan Pengurus Gerindra Berseragam Putih ke Gedung KPK

SENIN, 20 JUNI 2022 | 10:06 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Rombongan pengurus Partai Gerindra sudah hadir di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan untuk mendapatkan pembekalan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022 dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Senin pagi (20/6).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, pengurus DPP hingga DPD Partai Gerindra sudah hadir di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK pada pukul 09.38 WIB dengan menggunakan dua minibus secara rombongan.

Satu persatu kader Gerindra yang mengenakan baju warna putih dan celana warga cream ini memasuki Gedung KPK untuk mendapatkan pembekalan antikorupsi langsung dari Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata.


Sementara itu, sekitar 10 menit selanjutnya, tiba Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Gerindra, Ahmad Muzani. Muzani mengaku, kehadirannya ini merupakan atas undangan dari pimpinan KPK.

"Saya diundang oleh teman-teman pimpinan KPK, dan hari ini pertemuan pimpinan DPD Partai Gerindra se-Indonesia dengan KPK untuk pendidikan antikorupsi," ujar Muzani kepada wartawan.

Namun, saat disinggung soal alasan ketidakhadiran Ketua Umum (Ketum) Gerindra, Prabowo Subianto, Muzani menegaskan bahwa acara di KPK hari ini dipimpin olehnya.

"Saya yang mimpin hari ini," singkatnya seraya memasuki Gedung KPK.

Turut hadir Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria dalam acara ini.

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati mengatakan, pengurus DPP Partai Gerindra mendapatkan pembekalan PCB dari KPK di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada pukul 09.00 WIB.

"Konfirmasi yang kami terima hingga sore ini kegiatan akan dihadiri langsung oleh Sekjen Partai Gerindra beserta 73 pengurus partai," ujar Ipi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu malam (19/6).

Partai Gerindra akan mendapatkan beberapa materi pembekalan PCB Terpadu 2022 dari Wakil Ketua KPK Alexander Marwata.

"Di antaranya penguatan integritas, Sistem Integritas Partai Politik (SIPP), dan pembahasan pembelajaran mandiri antikorupsi yang akan disampaikan oleh para pejabat di Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK," pungkas Ipi.

Dalam jadwal yang diterima Kantor Berita Politik RMOL, Partai Gerindra menjadi partai politik (parpol) keenam yang akan mendapatkan pembekalan PCB Terpadu 2022 dari KPK.

KPK sudah menjadwalkan lima parpol lainnya. Seperti Partai Demokrat pada Selasa (14/6). Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) absen dalam acara ini karena sedang berada di luar negeri. Sementara, pengurus DPP Demokrat yang hadir, di antaranya Bendahara Umum (Bendum) Renville Antonio, beberapa Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen), hingga Ketua DPP Demokrat.

Selanjutnya pada Selasa (7/6), KPK menjadwalkan PDI Perjuangan. Akan tetapi, PDIP meminta ditunda karena sedang ada acara internal. Sehingga, dijadwalkan pada Senin (27/6).

Kemudian, parpol yang telah menerima pembekalan antikorupsi dari KPK adalah, Partai Bulan Bintang (PBB) pada Kamis (2/6). Ketum PBB, Yusril Ihza Mahendra juga absen dalam acara ini. Sementara yang hadir, yaitu Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB Afriansyah Noor dan pengurus lainnya.

Lalu sebelumnya, Partai Beringin Karya (Berkarya) dijadwalkan menerima pembekalan PCB pada Selasa (31/5). Namun, Berkarya juga meminta penundaan dengan alasan sedang ada persoalan di internal partai.

Sedangkan parpol yang pertama menerima pembekalan adalah, Partai Amanat Nasional (PAN) pada Rabu (25/5). Ketum PAN Zulkifli Hasan atau Zulhas hadir langsung dengan didampingi oleh puluhan pengurus PAN lainnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

UPDATE

Marak OTT Kepala Daerah, PKB Minta Evaluasi Desain Pilkada

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:25

Program Digitalisasi Pembelajaran Jangkau 288.865 Sekolah

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:20

8 Dekade BNI Tumbuh Bersama Indonesia dalam Semangat Swadharma Bhakti Nagara

Jumat, 03 Juli 2026 | 16:00

10 Biksu Thailand Tewas Tertabrak Pikap yang Dikemudikan Bocah 11 Tahun

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:47

Kemandirian Energi, Masa Depan Pembangunan Ekonomi Indonesia

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:42

UMiMAX Pertamina Bantu Masyarakat Rentan Kembangkan Usaha

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:30

Lewat X-ray, Bea Cukai Bongkar Penyelundupan 3,37 Ton Narkotika

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:24

13 Negara Pastikan Tempat di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Aktivis Tibet Tewas Bakar Diri di Dekat Markas PBB New York

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:23

Bupati Langkat Syah Afandin Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Jumat, 03 Juli 2026 | 15:11

Selengkapnya