Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Hilangkan Stigma dan Rasisme, WHO Akan Ubah Nama Monkeypox

RABU, 15 JUNI 2022 | 13:45 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) akan mengganti nama monkeypox atau cacar monyet untuk menghilangkan stigma dan rasisme seputar virus tersebut.

Direktur Jenderal WHO, Tedros Adhanom Ghebreyesus pada Selasa (14/6) mengatakan pihaknya akan berkonsultasi dengan mitra dan para pakar dari seluruh dunia untuk mencari nama baru bagi virus dan penyakit yang ditimbulkannya itu.

Tedros mengatakan WHO akan mengumumkan nama-nama baru tersebut sesegera mungkin, seperti dimuat Stuff.


Pekan lalu, lebih dari 30 ilmuwan internasional mengatakan istilah cacar monyet bersifat diskriminatif dan menstigmatisasi. Sehingga ada kebutuhan mendesak untuk mengganti namanya.

Kelompok ilmuwan itu menyebut nama "monkeypox" tidak sesuai dengan pedoman yang dimiliki oleh WHO untuk menghindari penamaan dari wilayah geografis atau nama hewan.

"Dalam konteks wabah global saat ini, referensi lanjutan, dan nomenklatur virus ini menjadi orang Afrika tidak hanya tidak akurat tetapi juga diskriminatif dan menstigmatisasi," kata kelompok ilmuwan itu.

Cacar monyet telah menjadi endemik di Afrika bagian barat dan tengah selama beberapa dekade. Namun saat ini virus tersebut sudah menginfeksi lebih dari 1.600 orang di 24 negara, khususnya negara-negara non-endemik.

Populer

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

Jusuf Hamka Siapkan Rp5 Triliun untuk Borong Saham

Minggu, 18 Oktober 2026 | 11:21

UPDATE

Dino Patti Djalal Endus Tim Siluman Mulai Bergerak

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:51

Trump Ancam Serang Iran Besok

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:50

Wajah Indonesia di WCCE 2026, Mulai Film Jumbo hingga Komedi Pandji

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:34

Survei: 64 Persen Publik Tidak Puas dengan Program MBG

Minggu, 25 Oktober 2026 | 19:21

Dino Patti Djalal Buka Suara soal Kabar Ketemu Dubes Singapura dan Saiful Mujani

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:46

Istiqomah Bela Palestina, Syahrul Aidi Dukung MUI Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:28

Zurich Topas Life Digugat ke PN Jaksel

Minggu, 25 Oktober 2026 | 18:06

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Anak-anak Korban Karhutla Diminta Tetap Semangat Belajar

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:37

Kedubes Singapura Tegaskan Kabar Pertemuan Saiful Mujani dan Dino Patti Djalal Hoaks

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:19

Selengkapnya