Berita

Proses pemakaman Emmeril Kahn Mumtadz di Kabupaten Bandung, Senin (13/6)/Repro

Nusantara

Selain Siap Lunasi Utangnya, Ridwan Kamil Pastikan Tuntaskan Janji Eril

SELASA, 14 JUNI 2022 | 00:59 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Usai mengantarkan putra sulungnya di peristirahatan terakhirnya, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil meminta masyarakat melaporkan jika ada utang dari almarhum Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril yang belum lunas.

Selain itu, Ridwan Kamil juga memastikan akan menunaikan janji-janji dari Eril yang belum terlaksana.

"Jika ada hal-hal yang masih bersangkutan dengan urusan dunia, utang piutang, janji, komitmen yang belum tunai kami mohon segera untuk menghubungi keluarga untuk kami selesaikan agar almarhum bisa lepas tanggung jawab di dunianya," kata Ridwan Kamil di kawasan Islamic Center Baitul Ridwan seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Senin (13/6).

Pria yang karib disapa Emil ini menjelaskan bahwa putra sulungnya Eril merupakan sosok kebanggaan keluarga maupun masyarakat. Kata Emil, hal itu diindikasikan dengan banyaknyawarga yang ikut mengantar almarhum hingga ke liang lahat.

"Selama 14 hari kami tafakur, untuk mendapatkan petunjuk dan mengambil pelajaran, hari yang begitu panjang bagi kami, banyak doa dari warga sampai ke Palestine bahkan dunia menandakan ada hal yang sudah Eril lakukan, kebaikan kebaikan yang akbar," demikian kata Emi.

Emil menegaskan, pihaknya telah dengan penuh ikhlas menerima kepulangan Eril di sisi Allah.

"Waktu ada rahasia Allah, apalagi menyangkut kelahiran dan kematian, kami menerima dengan hati yang lapang, memang melelahkan, banyak pelajaran yang kami petik, secara fakta hidup Eril singkat, tapi padat penuh manfaat," tegas mantan Wali Kota Bandung itu.

"Kami mohon dibukakan pintu maaf jika selama hidupnya ada ucapan tindakan atau hal kurang berkenan," tandasnya.

Emmeril Kahn Mumtadz lahir di New York pada 1999. Emmeril dikabarkan tenggelam di sungai Aare Bern Swiss pada Kamis (26/5).

Eril kemudian ditemukan dalam kondisi meninggal dunia 14 hari kemudian oleh seorang guru di wilayah setempat.

Populer

Perkara Baru, KPK Temukan Dugaan Kerugian Puluhan Miliar Rupiah dari Proyek Fiktif di Perusahaan BUMN PT Amarta Karya

Jumat, 17 Juni 2022 | 13:33

Kepala WHO Akui Percaya Virus Corona Berasal dari Laboratorium Wuhan China

Kamis, 23 Juni 2022 | 17:07

Usai Rakernas PDIP, Puan Maharani Jauhi Ganjar Pranowo

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:35

Singgung Presiden Harus Orang Indonesia Asli, Syahganda Nainggolan: Sutiyoso Sudah Kasih Tahu Saya, yang Sekarang Asli atau Tidak

Senin, 27 Juni 2022 | 00:21

FPI, PA 212, dan GNPF Ulama Serukan Umat Islam untuk Satu Komando ke Habib Rizieq Shihab Soal Pilpres 2024

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:22

Tiga Partai Dapat Sokongan JK untuk Usung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:49

Sakit Hati dengan Gerindra, PKS dan Demokrat Kecil Kemungkinan Gabung KIR

Minggu, 19 Juni 2022 | 13:53

UPDATE

Dugaan Penistaan Agama Holywings, GPK Minta Polisi Tidak Berhenti di 6 Tersangka

Senin, 27 Juni 2022 | 21:45

Kejagung Tetapkan Emirsyah Satar dan Soetikno Soedarjo Tersangka, KPK Komitmen Beri Dukungan

Senin, 27 Juni 2022 | 21:22

Besok, 100 Lebih Kader Partai Golkar akan Ikuti Acara Politik Cerdas Berintegritas di KPK

Senin, 27 Juni 2022 | 21:20

Bantah Terburu-buru Putuskan Pemekaran Papua, DPR: Ada Dua Pertimbanganya

Senin, 27 Juni 2022 | 21:12

Timnas U-20 Israel Berpeluang Main ke Indonesia, GAMKI Sampaikan Respons Tegas

Senin, 27 Juni 2022 | 20:40

Massa SKAK Geruduk Bappenas Minta Suharso Monoarfa Mundur

Senin, 27 Juni 2022 | 20:36

Soal Masa Kampanye 75 Hari, Partai Buruh Bakal Layangkan Gugatan ke MA

Senin, 27 Juni 2022 | 20:29

Besok, Komisi II DPR Ambil Keputusan Tingkat I Tiga RUU DOB Papua

Senin, 27 Juni 2022 | 20:22

KKN Makin Bercokol, Keluarga Besar Mega Bintang Kirim Surat Terbuka Minta Dibentuk KPK di Daerah

Senin, 27 Juni 2022 | 20:20

Panja Komisi III Minta Kejaksaan dan Polri Laporkan Progres Penanganan Kasus Kredit Macet PT Titan

Senin, 27 Juni 2022 | 20:14

Selengkapnya