Berita

Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati/Net

Politik

Besok, Sekjen Teuku Riefky Harsa dan 47 Pengurus DPP Partai Demokrat Dibekali Antikorupsi oleh KPK

SENIN, 13 JUNI 2022 | 16:25 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Demokrat akan mendapatkan pembekalan dan pendidikan Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022 dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rencananya, pihak Demokrat akan dihadiri langsung oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Partai Demokrat, Teuku Riefky Harsa, dan 47 orang pengurus lainnya untuk mendapatkan pembekalan dari Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron.

"Informasi sementara yang kami terima hingga sore ini, terkait agenda executive briefing dan pembekalan antikorupsi bagi pengurus Partai Demokrat akan dihadiri oleh Sekjen Teuku Riefky Harsa bersama 47 orang pengurus DPP Partai Demokrat," ujar Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati, kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin sore (13/6).

Namun demikian, kata Ipi, pihaknya masih menunggu konfirmasi lebih lanjut terkait siapa saja pengurus DPP Demokrat yang akan hadir langsung di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan pada Selasa (14/6). Acara Pembekalan ini akan diselenggarakan mulai pukul 09.00-12.00 WIB.


"Dijadwalkan Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron membuka kegiatan dan dilanjutkan dengan pembekalan sejumlah materi. Di antaranya materi tentang penguatan integritas, Sistem Integritas Partai Politik (SIPP), dan pembahasan pembelajaran mandiri antikorupsi," pungkas Ipi.

Partai Demokrat, dalam jadwal yang telah dibuat KPK, menjadi partai politik (parpol) kelima yang akan menerima pembekalan PCB Terpadu 2022.

Sebelumnya, KPK telah menjadwalkan PDI Perjuangan untuk mendapatkan pembekalan PCB pada Selasa (7/6). Namun, PDIP meminta ditunda karena sedang acara internal. Sehingga, dijadwalkan pada Senin (27/6).

Kemudian, Partai Beringin Karya (Berkarya) sebenarnya dijadwalkan menerima pembekalan PCB pada Selasa (31/5). Namun, Berkarya juga meminta penundaan dengan alasan sedang ada persoalan di internal partai.

Adapun parpol yang pertama menerima pembekalan adalah Partai Amanat Nasional (PAN) pada Rabu (25/5). Diikuti Partai Bulan Bintang (PBB) pada Kamis (2/6).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya