Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Level Anies Baswedan Bukan Lagi Gubernur, Tapi Sudah Layak Jadi Capres

MINGGU, 12 JUNI 2022 | 10:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Keberhasilan ajang balap mobil listrik Formula E semakin melambungkan nama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di level nasional dan internasional. Level mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu bahkan disebut sudah setara presiden

Penilaian ini disampaikan langsung pengamat politik Jamiluddin Ritonga lewat keterangan tertulisnya, Minggu (12/6). Dia mengurai, keberhasilan Formula E membuat Anies akan semakin dilirik partai politik (parpol) untuk diusung menjadi capres pada pilpres 2024.

"Jadi, sangat kecil peluang Anies akan menerima tawaran untuk mencalonkan kembali gubernur DKI Jakarta. Level Anies bukan lagi gubernur, tapi sudah selayaknya menjadi capres,” ucap Jamiluddin.


Menurutnya, kemungkinan itu akan terjadi bila Anies mampu menjaga dan mempertahankan reputasi dan citra dirinya. Diharapkan Anies tidak tergelincir pada perilaku koruptif dan sikap tidak demokratis.

Terpenting, Anies mampu menciptakan peristiwa dan isu usai masa jabatannya berakhir tahun ini. Dengan begitu, Anies tetap mendapat liputan gratis dari media. Kalau ini dapat dilakukan, tentu popularitas dan elektabilitasnya akan dapat dipertahankan, bahkan meningkat.

"Karena itu, kecil kemungkinan Anies akan kehilangan panggung setelah tidak.menjabat gubernur pada Oktober 2022. Anies akan terus eksis dengan mendompleng isu dan peristiwa di tanah air,” imbuhnya.

Selain itu, lanjut Jamiluddin, relawan Anies yang tersebar dari Sabang hingga Merauke ini akan membuat event yang menghadirkan Anies. Berbagai event para relawannya akan membuat Anies semakin eksis sehingga popularitas dan elektabilitasnya berpeluang semakin meningkat.

"Hal itu terlihat dari elektanilitas Anies yang konsisten tiga besar. Bahkan elektabilitas Anies kerap menyodok peringkat satu, sehingga sangat layak untuk capres,” demikian Jamiluddin.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Tembok Pertahanan Persib Kunci Sukses Juara Paruh Musim

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:36

Tabur Bunga Dharma Samudera

Sabtu, 17 Januari 2026 | 03:19

Realisasi Investasi DKI Tembus Rp270,9 Triliun Sepanjang 2025

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:59

Pemerintah Tidak Perlu Dibela

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:40

SP3 Eggi Sudjana Banjir Komentar Nyinyir Warganet

Sabtu, 17 Januari 2026 | 02:12

TNI AL Bentuk X Point UMKM Genjot Ekonomi Masyarakat

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:49

Perkara Ijazah Palsu Jokowi jadi Laboratorium Nasional di Bidang Hukum

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:27

Trump Resmikan Dewan Perdamaian Gaza Bergaya Kolonial

Sabtu, 17 Januari 2026 | 01:01

TNI Boleh Urus Terorisme sebagai Kelanjutan Polri

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:45

Politikus PKB Minta Jangan Ada Paranoid soal Pilkada Via DPRD

Sabtu, 17 Januari 2026 | 00:20

Selengkapnya