Berita

Naason Joaquin Garcia/Net

Dunia

Lecehkan Pengikut Wanitanya, Pemimpin Gereja di Meksiko Dijeloskan ke Penjara

JUMAT, 10 JUNI 2022 | 09:40 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pengadilan Tinggi Los Angeles mendakwa Naason Joaquin Garcia, seorang pemimpin gereja besar Meksiko dengan hukuman 16 tahun delapan bulan penjara karena terbukti melakukan pelecehan seksual terhadap tiga gadis.

Garcia, pemimpin gereja La Luz del Mundo, yang dianggap sebagai “rasul” Yesus Kristus oleh lima juta pengikutnya di seluruh dunia, telah berjuang keras melawan tuduhan itu sampai dia tiba-tiba mengaku bersalah minggu lalu.

Jaksa mengatakan Garcia menggunakan pengaruh spiritualnya untuk berhubungan seks dengan beberapa pengikut wanita. Dia didakwa dengan 19 dakwaan yang mencakup tuduhan pemerkosaan anak.


Hakim Ronald Coen bahkan menyebut Garcia sebagai predator seksual.

“Tidak pernah berhenti membuat saya takjub dengan apa yang dilakukan orang atas nama agama dan berapa banyak nyawa yang dihancurkan dengan menyamar sebagai makhluk tertinggi,” kata Coen, seperti dikutip dari AP, Kamis (9/6).

Coen menolak permintaan para korban untuk menjatuhkan hukuman yang lebih berat, dengan mengatakan tangannya terikat oleh kesepakatan pembelaan.

Patricia Fusco, pengawas wakil jaksa agung, dengan berlinang air mata memuji para korban atas keberanian mereka dalam melawan García dan para pengikutnya yang setia yang telah berkumpul di sekelilingnya dan mempermalukan para wanita muda.

“Mereka mempercayainya. Mereka mengira dia pada dasarnya adalah Tuhan di Bumi,” kata Fusco tentang para korban.

“Kami tahu, tentu saja, dia bukan Tuhan. Bahkan tidak dekat. Siapa pun yang masih percaya bahwa dia adalah Tuhan terlibat dan mereka mendukung seorang penganiaya anak," katanya.

Jaksa mengatakan dia menggunakan kekuatan spiritualnya untuk berhubungan seks dengan pengikut wanita dan dibantu oleh orang lain di gereja yang merawat wanita dan memfasilitasi pelecehan.

Para korban perempuan mengatakan mereka disebut malaikat atau "angelistas", dan diberitahu bahwa mereka adalah milik García.

Mereka mengaku hanya mengenal kehidupan di gereja - berdoa tiga kali sehari - dan ketika mereka akhirnya menyalakan García, mereka mendapati diri mereka terisolasi dan menderita dalam kesunyian.

Beberapa anggota keluarga mereka sendiri tidak mempercayainya.

“Disebut murtad adalah yang terburuk dari yang terburuk dan Anda akan pergi ke neraka tidak peduli apa,” kata seorang korban dengan nama samaran Jane Doe, yang menangis sepanjang pernyataannya.

Kakek García mendirikan gereja Kristen fundamentalis yang berbasis di Guadalajara - yang dikenal dengan nama Inggrisnya, The Light of the World - pada tahun 1926.

García mengambil alih sebagai "rasul" setelah ayahnya, Samuel Joaquín Flores, meninggal pada tahun 2014.

Flores juga menjadi subjek tuduhan pelecehan seks anak pada tahun 1997, tetapi pihak berwenang di Meksiko tidak pernah mengajukan tuntutan pidana.

Gereja pimpinan Garcia telah mencoba untuk menumbuhkan citra yang taat hukum dan pekerja keras di Meksiko, di mana ia memiliki sekitar 1,8 juta pengikut.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

Momen Haru, Teddy Kenang Perjalanan Gubernur Pramono di Kantor Setkab

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:16

Fondasi Membangun Ekosistem Informasi yang Sehat di Era Digital

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:14

Jangan Sampai Pengunduran Diri Gubernur BI Picu Gejolak Pasar

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:11

PDIP Soroti Kasus Febrie: Penegakan Hukum Tidak Boleh Tebang Pilih

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:07

Kuasa Hukum Nadiem Laporkan Dugaan Pelanggaran Etik dan Intimidasi Saksi ke KY

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:04

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KDKMP Diklaim Bisa Tambah Pendapatan Petani hingga Rp263 Triliun

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:59

Transformasi Digital BRI Pacu Pertumbuhan Bisnis Merchant dan Transaksi QRIS

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:51

Chad Ikuti Jejak Burkina Faso, Mali, dan Niger Keluar dari ICC

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:49

Hasto Ogah Tanggapi Kaesang Maju Nyaleg di Jateng

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:36

Selengkapnya