Berita

Prabowo Subianto dengan Anies Baswedan dalam satu kesempatan/Net

Politik

Belum Ada Kandidat Capres Tembus Elektabilitas 50 Persen

KAMIS, 09 JUNI 2022 | 16:32 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Sejumlah tokoh lama masih menempati urutan teratas di beberapa lembaga survei, termasuk survei terbaru Poltracking Indonesia yang digelar 16 hingga 22 Mei 2022.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda menjelaskan, ada 3 nama yang masih konsisten berada di top three dalam simulasi 18 nama calon presiden (capres) 15 nama capres, 10 nama capres, hingga 3 nama capres.

Hanya saja, dari ketiga nama tersebut belum ada yang memiliki elektabilitas di atas 50 persen.


"Ganjar Pranowo memperoleh angka elektabilitas 30,6 persen, diikuti Prabowo Subianto 26,8 persen, dan Anies Baswedan 19,8 persen," ujar Hanta dalam jumpa pers virtual di Jakarta, Kamis (9/6).

Meski begitu, Hanta yakin 3 nama tersebut merupakan calon kuat yang bakal diusung parpol pada arena Pilpres 2024 mendatang.

"Hasil ini menunjukkan tiga figur inilah kandidat terkuat capres 2024 dengan angka elektabilitas yang kompetitif," demikian Hanta.

Dalam surveinya kali ini, Poltracking Indonesia menggunakan metode multistage random sampling. Jumlah sampel dalam survei ini adalah 1.220 responden dengan margin of error (MoE) kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pergantian Kapolri untuk Antisipasi Putusan MK soal Gibran

Kamis, 01 Oktober 2026 | 18:19

UPDATE

Pengusaha Tembakau Dicecar KPK soal Dugaan Gratifikasi Oknum Bea Cukai

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:41

Resmi Dilantik, 13 Pengurus DPD Peradi Profesional Siap Kawal Keadilan di Sulsel

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:13

Sekolah Tahfidz Al-Qur’an Puan Maharani Mulai Dibangun di Malang

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 00:10

Perbup Bogor soal Site Plan jadi Sorotan Usai Kasus HGB Summarecon Bergulir

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:49

BEI Tagih Penjelasan Emiten Haji Isam soal Gadai Saham ke Bank Mandiri

Jumat, 09 Oktober 2026 | 23:24

Rocky Gerung Dicurigai Sengaja Dipasang untuk Serang Gibran dari Dalam Kekuasaan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:42

Kasus TPPU Rita Widyasari Menyeret Bos Dealer VW-Audi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:28

Penyederhanaan BUMN: Pengaturan Outsourcing Lewat Anak Perusahaan Jadi Sorotan

Jumat, 09 Oktober 2026 | 22:18

PDIP soal Ijazah Gibran: Anak dan Bapak Masalahnya Sama Saja

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:57

Pegawai Bea Cukai Dedi Congor Mangkir Lagi

Jumat, 09 Oktober 2026 | 21:42

Selengkapnya