Berita

Ratusan pekerja sektor publik di negara bagian Australia, New South Wales lakukan demo tuntut kenaikan gaji pada Rabu pagi 8 Juni 2022/Net

Dunia

Tuntut Kenaikan Gaji, Ratusan Pekerja Sektor Publik NSW Turun ke Jalan

RABU, 08 JUNI 2022 | 12:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ratusan pekerja sektor publik di negara bagian Australia, New South Wales turun ke jalan pada Rabu pagi (8/6) waktu setempat untuk menuntut kenaikan gaji.

Anggota Asosiasi Layanan Publik, termasuk penjaga penjara, sheriff pengadilan, petugas perlindungan anak, staf pendukung sekolah dan pekerja layanan pelanggan, berkumpul di Macquarie Street, Sydney.

Mereka berkumpul untuk menuntut kenaikan gaji 5,2 persen dan mendesak pemerintah menghapuskan batasan gaji sektor publik.


"Mengapa kita tidak menerima perlakuan yang sama seperti para pekerja garis depan lainnya?" kata Sekjen PSA Stewart Little, seperti dikutip dari 9News.

"Saya akan memberi tahu Anda alasannya karena Perrottet tidak memiliki rencana mengenai inflasi atau biaya hidup."
Para pekerja juga tidak terkesan dengan pembayaran penghargaan $3000 yang ditawarkan kepada beberapa petugas kesehatan di negara bagian dan mempertanyakan mengapa hal ini tidak diberikan kepada pegawai layanan publik lainnya.

Para pekerja mengklaim mereka juga berhak mendapatkan bayaran setelah bekerja di garis depan selama pandemi Covid-19.

Sebelumnya Perdana Menteri NSW Dominic Perrottet mengatakan gaji sebesar 3000 dolar Australia untuk petugas kesehatan ditambah kenaikan gaji yang dijanjikan sebesar 3 persen untuk pekerja garis depan lainnya di NSW yang diumumkan minggu lalu lebih dari di tempat lain di negara ini.

"Masa-masa sulit yang kita hadapi membutuhkan respons yang bertanggung jawab," kata Perrottet.

"Semua orang di NSW sedang mengalami masa sulit," lanjutnya, mengacu pada kenaikan suku bunga.

Berbagai sektor di NSW termasuk pekerja transportasi dan guru, telah menyerukan pemerintah untuk kenaikan gaji dan kondisi kerja yang lebih baik.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya