Berita

Anggota DPD RI, Fahira Idris/Net

Dunia

Dunia Harus Tegur PM Modi dan Minta Pertanggungjawaban atas Meluasnya Islamophobia di India

RABU, 08 JUNI 2022 | 09:03 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Islamophobia diyakini menyebar cepat di India sejak partai Bharatiya Janata Party (BJP) yang dipimpin Perdana Menteri (PM) India, Narendra Modi berkuasa.

Beberapa laporan juga menyebut kekerasan dialami kelompok minoritas lain di India kerap terjadi dan memakan korban. Baru-baru ini, Islamophobia.

Soal Islamophobia di India kembali mencuat setelah Jurubicara BJP, Nupur Sharma menghina Islam dan Nabi Muhammad SAW di sebuah acara debat televisi.
 

 
“Saya mengutuk keras pernyataan dua elite politisi partai penguasa di India yang merendahkan Islam dan Nabi Muhammad SAW. PM Modi harus ditegur dan harus bertanggung jawab terhadap meluasnya Islamophobia di negaranya," kata Anggota DPD RI, Fahira Idris dalam keterangan tertulisnya, Rabu (8/6).
 
Menurut Fahira, Islamophobia disertai aksi kekerasan dan penyerangan tempat ibadah umat muslim di India akan terus berulang dan akan semakin mengeras, selama BJP terus menjadikan politisasi agama sebagai strategi meraup suara dalam pemilu.
 
“Dunia harus menegur PM Modi atas atmosfer Islamophobia yang dimunculkan partainya. PM Modi harus disadarkan bahwa solidaritas umat muslim di dunia kuat," tandasnya.

Populer

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

UPDATE

KSP Kawal Pembangunan MRT Jakarta sebagai Proyek Strategis Nasional

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:24

BI Rate Naik Lagi Jadi 5,75 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:19

Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

PPKGBK Memverifikasi Penghuni Hotel Sultan Usai Eksekusi Pengosongan

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:17

Pemerintah Harus Benahi Kebijakan Domestik agar Investor Tak Kabur

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:10

PKB Usul Ambang Batas Parlemen 5 Sampai 7 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 16:01

Disinggung Aliran Duit ke Gus Yaqut, Fuad Hasan: Bahaya Kamu!

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:57

UMKM Binaan Pertamina Gelar Promo Gila-gilaan di Jakarta Fair 2026

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:55

Rapimnas II di Banten, KAMMI Teguhkan Arah Gerakan Kebangsaan

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:51

Pertamina Patra Niaga Pastikan Harga BBM Nonsubsidi Ikuti Formula Pasar

Kamis, 18 Juni 2026 | 15:48

Selengkapnya