Berita

Duta besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia/Net

Dunia

Dituding Jadi Penyebab Naiknya Harga Pangan Global oleh Dewan Eropa, Dubes Rusia Tinggalkan Ruang Sidang PBB

RABU, 08 JUNI 2022 | 08:00 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Aksi walkout dari perwakilan Rusia mewarnai pertemuan yang digelar Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa.

Duta besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia, tiba-tiba meninggalkan ruang sidang ketika Presiden Dewan Eropa Charles Michel menyalahkan invasi Moskow sebagai penyebab kenaikan harga pangan global.

"Tuan Duta Besar Federasi Rusia, jujur ​​​​saja, Kremlin menggunakan pasokan makanan sebagai rudal siluman terhadap negara-negara berkembang," kata Michel dalam komentar yang ditujukan kepada Nebenzia pada pertemuan Senin, seperti dikutip dari AFP, Selasa (7/6).


"Rusia bertanggung jawab penuh atas krisis pangan ini," katanya

Michel mengatakan Rusia telah mencegah Ukraina menanam dan mengekspor makanan. Dia juga mengatakan bahwa pasukan Rusia mencuri gandum.

Produksi dan distribusi makanan telah menjadi masalah bagi Ukraina sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan serangannya ke negara itu pada akhir Februari. Pihak berwenang Ukraina mengatakan bahwa lebih dari 20 juta ton biji -bijian tertahan di negara itu karena barikade pelabuhan-pelabuhan utama di tempat-tempat seperti Mariupol dan Odesa.

Namun, pernyataan Michel tidak terbatas pada krisis pangan. Michel juga menuduh anggota militer Rusia melakukan kejahatan perang. Dia mengangkat laporan kekerasan seksual oleh tentara Rusia, menyebutnya taktik penyiksaan, teror dan represi.

Sebelumnya dalam pertemuan itu, Nebenzia telah dengan tegas membantah tuduhan itu.

Usai meninggalkan ruang sidang Nebenzia mengatakan kepada Reuters bahwa dia tidak bisa tinggal di karena kebohongan yang disebarkan presiden Dewan Eropa.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya