Berita

Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif/Net

Dunia

Kutuk Penghina Nabi Muhammad SAW, PM Pakistan: India di Bawah Pemerintahan Modi Telah Berulang Kali Menginjak-injak Muslim

SELASA, 07 JUNI 2022 | 16:03 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pernyataan juru bicara Bharatiya Janata Party (BJP), Nupur Sharma dan Naveen Kumar Jindal yang dianggap menghina Nabi Muhammad SAW ikut menuai kecaman dari Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif.

Dalam pernyataannya pada Senin (6/6) Sharif bergabung dengan sejumlah negara yang ikut megutuk pernyataaan Sharma dan mendesak masyarakat internasional untuk menghukum berat New Delhi.

“Saya mengutuk dengan kata-kata sekuat mungkin, komentar menyakitkan dari pemimpin BJP India tentang Nabi kita tercinta. Telah mengatakan berulang kali (bahwa) India di bawah (Perdana Menteri Narendra) Modi menginjak-injak kebebasan beragama, dan menganiaya Muslim,” kata Sharif dalam serangkaian tweetnya, seperti dikutip dari AFP, Selasa (7/6).


“Cinta kami kepada Nabi Muhammad SAW adalah yang tertinggi. Semua Muslim dapat mengorbankan hidup mereka untuk cinta dan hormat kepada Nabi Suci mereka,” tambahnya.

Sebelumnya pada hari Senin, India mengatakan pernyataan itu tidak mencerminkan pandangan pemerintah, dengan menyatakan bahwa pihak terkait sudah mengambil tindakan keras kepada para pelaku penghinaan.

Kecaman bermula saat Sharma dalam sebuah debat di televisi pada 26 Mei lalu, ia menghina Nabi Muhammad karena menikahi Aisyah yang masih di bawah umur. Sementara itu Jindal dikecam karena membuat cuitan yang juga menghina Nabi Muhammad.

BJP pada hari Minggu mengatakan bahwa mereka telah menangguhkan Sharma dan mengusir Jindal sebagai tanggapan atas pernyataan yang menghina tersebut.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

AS Gempur ISIS di Suriah

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:14

Aksi Kemanusiaan PDIP di Sumatera Turunkan Tim Kesehatan Hingga Ambulans

Minggu, 11 Januari 2026 | 18:10

Statistik Kebahagiaan di Jiwa yang Rapuh

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:52

AS Perintahkan Warganya Segera Tinggalkan Venezuela

Minggu, 11 Januari 2026 | 17:01

Iran Ancam Balas Serangan AS di Tengah Gelombang Protes

Minggu, 11 Januari 2026 | 16:37

Turki Siap Dukung Proyek 3 Juta Rumah dan Pengembangan IKN

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:53

Rakernas PDIP Harus Berhitung Ancaman Baru di Jawa Tengah

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:22

Rossan Roeslani dan Ferry Juliantono Terpilih Jadi Pimpinan MES

Minggu, 11 Januari 2026 | 15:15

Pertamina Pasok BBM dan LPG Gratis untuk Bantu Korban Banjir Sumatera

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:50

Pesan Megawati untuk Gen Z Tekankan Jaga Alam

Minggu, 11 Januari 2026 | 14:39

Selengkapnya