Berita

Ketum Projo, Budi Arie Setiadi (kanan), berbincang dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto di acara Silatnas Koalisi Indonesia Bersatu/Net

Politik

KIB Bakal Jadi Pelarian Jokowi dan Projo Bila Tidak Tersalurkan Melalui PDIP

SENIN, 06 JUNI 2022 | 09:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kehadiran kelompok relawan Pro Jokowi (Projo) di acara Silaturahmi Nasional (Silatnas) Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) dipandang sebagai sinyal bahwa koalisi yang merupakan gabungan dari Partai Golkar, PPP, dan PAN itu akan menjadi kendaraan bagi sosok yang didukung Presiden Joko Widodo di Pilpres 2024.

Direktur Pusat Riset Politik, Hukum dan Kebijakan Indonesia (PRPHKI), Saiful Anam mengatakan, kehadiran Projo di acara KIB pada Sabtu kemarin (4/6) merupakan bentuk sinyal dukungan kepada KIB.

"Bisa jadi Projo memberikan dukungan kepada KIB kalau capresnya sesuai dengan karakter yang diharapkan oleh Projo," ujar Saiful kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/6).


Tidak hanya itu, akademisi Universitas Nasional (Unas) Jakarta ini menilai KIB juga bisa menjadi semacam pelarian dari Jokowi dan pendukungnya apabila nantinya berseberangan dengan calon yang menjadi andalan PDI Perjuangan.

"Sangat mungkin sekali KIB menjadi mesin politik Jokowi dan Projo, apabila apa yang diharapkan oleh Jokowi dan Projo tidak tersalurkan melalui PDIP," jelas Saiful.

Dengan demikian, Saiful menilai, apa yang dilakukan oleh Projo dengan hadir di acara Silatnas KIB tersebut sudah sangat tepat. Karena, sangat mungkin apa yang menjadi harapan Projo justru berbeda dengan pilihan PDIP.

"Sehingga pelariannya adalah kandidat yang paling mungkin sejalan dengan apa yang menjadi harapan Projo, salah satunya adalah melalui KIB," pungkas Saiful.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya