Berita

Piranha III/Net

Dunia

Swiss Tolak Permintaan Denmark untuk Kirim Tank ke Ukraina

SABTU, 04 JUNI 2022 | 15:21 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Swiss tidak akan mengizinkan peralatan perangnya untuk dikirim ke Ukraina. Hal iru ditegaskan oleh Sekretariat Negara untuk Urusan Ekonomi (SECO) yang baru-baru ini menolak tawaran Denmark untuk menyediakan sekitar 20 kendaraan tempur infanteri Piranha III ke Ukraina.

SECO mengatakan larangan itu sejalan dengan kebijakan netralitas Swiss untuk tidak memasok senjata ke zona konflik, seperti dilaporkan televisi SRF, dikutip dari SwissInfo, Sabtu (4/5).

Swiss yang netral mengharuskan negara asing yang membeli senjata Swiss untuk meminta izin untuk mengekspor kembali.


Pada bulan April mereka memveto ekspor ulang amunisi buatan Swiss yang digunakan dalam tank anti-pesawat yang dikirim Jerman ke Ukraina.

Pemerintah Swiss menghadapi tekanan yang meningkat untuk meninjau kebijakannya. Politisi terutama dari partai-partai tengah berpendapat senjata itu akan digunakan untuk membantu mempertahankan negara dari invasi.

Tapi politisi di kanan dan kiri memperingatkan netralitas Swiss mungkin dirusak oleh re-ekspor.

Pemerintah Swiss diperkirakan akan membahas permintaan Jerman untuk mempertimbangkan kembali ekspor ulang tank anti-pesawat pada salah satu pertemuan berikutnya, menurut SRF.

Permintaan Jerman menyangkut sekitar 12.400 butir amunisi 35 milimeter untuk senjata pesawat self-propelled dan pengangkut personel lapis baja (APC) beroda Piranha II. Sementara pPermintaan yang dibuat oleh Denmark menyangkut 22 APC beroda Piranha III.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Profil Achmad Syahri Assidiqi: Legislator Gerindra 'Gamer' Anak Eks DPR RI

Selasa, 12 Mei 2026 | 20:12

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

Jangan Biarkan Dua Juri Final LCC Lolos dari Sanksi UU ASN

Kamis, 14 Mei 2026 | 12:43

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

UPDATE

Konflik Agraria di Program Lumbung Pangan

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:59

Riset Advokasi Harus Perjuangkan Kebutuhan Masyarakat

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:36

Hati-hati! Pelemahan Rupiah Juga Bisa Hantam Warga Desa

Minggu, 17 Mei 2026 | 03:19

Kebangkitan Diplomasi Korporat di Balik Pertemuan Trump-Xi

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:59

Pemkot Semarang Gercep Tangani Banjir Tugu-Ngaliyan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:33

TNI AD Pastikan Penanganan Insiden Panhead Cafe Berjalan Transparan

Minggu, 17 Mei 2026 | 02:12

Mantan Pimpinan KPK Sebut Vonis Banding Luhur Ngawur

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:50

Jokowi-PSI Babak Belur Usai Serang JK Pakai Isu Agama

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:25

Pemkot Semarang Pastikan Penanganan Permanen di Jalan Citarum

Minggu, 17 Mei 2026 | 01:10

Celios: Prabowo Kayaknya Perlu Dibriefing Ekonomi 101

Minggu, 17 Mei 2026 | 00:54

Selengkapnya