Berita

Ketua KPK RI Firli Bahuri saat melakukan pertemuan bilateral dengan CCDI-NCS secara virtual pada Kamis (2/6)/Ist

Hukum

Di Hadapan Pimpinan CCDI-NCS China, Firli Bahuri Minta Dukungan Empat Isu Utama yang Dibawa KPK

KAMIS, 02 JUNI 2022 | 17:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri memberikan apresiasi kepada Central Commission for Discipline Inspection (CCDI)-National Commission of Supervision of the People's Republic of China (NCS) yang telah memberikan dukungan terhadap Indonesia sebagai Presidensi G20.

Apresiasi itu disampaikan langsung oleh Firli saat melakukan pertemuan bilateral dengan CCDI-NCS secara virtual pada Kamis (2/6).

Dalam pertemuan itu, Firli didampingi oleh Deputi Informasi dan Data KPK, Mochamad Hadiyana; Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PJKAKI KPK, Budi Santoso; perwakilan Kementerian Luar Negeri, perwakilan Direktorat Keamanan Internasional dan Perlucutan Senjata, dan perwakilan Direktorat Hukum dan Perjanjian Internasional.


Sementara dari pihak China, dihadiri oleh Deputy Secretary of the CCDI and Vice Chairman of the NCS Fu Kui, Director of the Department of International Cooperation CAI Wei, Deputy Director of the Department of Asian Affairs of the Ministry of Foreign Affairs Shen Minjuan, dan Deputy Director of the Department of International Cooperation of the CCDI-NCS OUYANG Baiqing.

Dalam sambutannya, Firli mengapresiasi sekaligus meminta dukungan China kepada Indonesia sebagai Presidensi G20 tahun 2022 ini.

"Kami berharap, segenap pemerintah dan rakyat China terus memberikan dukungan terhadap empat isu utama yang diusung Indonesia dalam Anti-Corruption Working Group (ACWG) G20 2022," ujar Firli.

Keempat isu utama yang diusung Indonesia dalam ACWG G20 kata Firli, adalah peningkatan peran audit dalam pemberantasan korupsi; partisipasi publik dalam pendidikan antikorupsi; kerangka regulasi dan supervise peran profesi hukum pada Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU); serta pemberantasan korupsi pada sektor energi baru dan terbarukan. Keempat isu ini untuk menjawab tantangan pemberantasan korupsi global.

"Korupsi merupakan tantangan kita semua, tantangan Indonesia, tantangan China, tantangan global. Sehingga tidak ada cara lain kecuali Indonesia dan China merapatkan barisan kerja sama untuk memberantas korupsi," kata Firli.

Sebelumnya, KPK dan CCDI-NCS telah menjalin kerja sama dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi, khususnya dalam pertukaran informasi, capacity building, dan tehnical assistance.

Sementara itu, Fu Kui, dalam tanggapannya, menyampaikan selamat dan dukungannya kepada Indonesia sebagai Presidensi G20. Fu memastikan bahwa pihaknya bersedia melakukan kerja sama dengan Indonesia dalam kerangka ACWG G20.

China berharap dalam ACWG G20, Indonesia bisa mendorong dan mengimplementasikan rencana dan aksi-aksi antikorupsi tahun 2022-2024, khususnya pada isu kerja sama antikorupsi internasional.

"Sehingga kerja sama antikorupsi di G20 bisa memainkan peranan yang lebih penting dalam tata kelola antikorupsi di seluruh dunia," kata Fu.

Fu melihat, di bawah kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan Presiden Xi Jinping, menunjukkan semangat yang sama yakni mementingkan aspek antikorupsi.

"Kedua pemimpin negara telah menjadikan pekerjaan ini sebagai teladan dan mendorong pekerjaan antikorupsi di masing-masing negara mencapai keberhasilan. Kami bersedia kerja sama dengan Indonesia untuk memperkuat kolaborasi di berbagai bidang, termasuk bidang antikorupsi untuk mendorong kemitraan secara strategis dan komprehensif. Antara kedua negara bisa terus-menerus berkembang dan memberikan kontribusi lebih besar lagi untuk kemakmuran dan kestabilan, baik di kawasan dan di seluruh dunia," pungkas Fu.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya