Berita

Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

PBB Mau Usung Yusril jadi Cawapres, Siap Dipasangkan dengan Anies, Ganjar Hingga Puan

KAMIS, 02 JUNI 2022 | 14:17 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Partai Bulan Bintang (PBB) percaya diri akan mengusung Ketua Umumnya Yusril Ihza Mahendra untuk menjadi calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2024 mendatang.

Hal itu disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBB, Afriansyah Noor usai mengikuti acara pembekalan PCB Terpadu 2022 yang dipimpin langsung oleh Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli Siregar di Gedung ACLC KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis siang (2/6).

PBB sebagai salah satu partai politik (parpol) yang mengajukan gugatan untuk Presidential Threshold (PT) nol persen ini berharap dapat dikabulkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK) agar setiap parpol dapat mengajukan calon pemimpinnya di Pilpres 2024 nanti.


"Mudah-mudahan keinginan kami untuk 20 persen itu dihapus. Sehingga parpol yang dinyatakan sebagai peserta pemilu itu bisa mengajukan calon pasangan," ujar Afriansyah kepada wartawan di Gedung ACLC KPK, Kuningan, Jakarta Selatan.

Jika PT nol persen dikabulkan MK, maka PBB akan mengusung Yusril yang dianggap mempunyai kualitas sebagai pemimpin bangsa.

"Ya bisa saja, karena kami punya ketua umum yang punya kualitas, artinya mumpuni. Dan beliau negawaran, tapi memang sampai sekarang karena kami masih konsentrasi di verifikasi, kita konsentrasi di situ dulu. Mudah-mudahan kalau ketua umum kami bisa di wapres, ya kita ajukan di wapres, kan begitu," kata Afriansyah.

Afriansyah pun mengaku membuka peluang untuk bergabung dengan koalisi apapun yang sejalan dengan PBB. Bahkan, PBB siap mengusung Yusril untuk mendampingi tokoh-tokoh yang namanya sudah muncul di publik sebagai calon presiden (capres).

"Ya capresnya kita masih lihat, ya macam-macam, sekarang kan ada Pak Anies, ada Pak Ganjar, ada Mbak Puan, ada La Nyalla. Ya kita lihat yang sudah sepakat dan sepaham dengan kita, ya kita akan sandingkan dengan Pak Yusril sebagai Wapresnya. Bisa (bergabung koalisi yang ada saat ini), Nasdem bisa, KIB bisa, PDIP bisa, semua bisa, kami terbuka kok sekarang," pungkas Afriansyah.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya