Berita

Luhut Binsar Pandjaitan jadi alat Presiden Joko Widodo untuk hadapi Megawati dan PDIP/Ist

Politik

Kata Muslim, Luhut Tetap "Dipelihara" Jokowi untuk Hadapi Megawati dan PDIP

KAMIS, 26 MEI 2022 | 09:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Kepercayaan yang kerap ditunjukkan Presiden Joko Widodo kepada Menteri Koordinator bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, merupakan cara untuk mempertahankan kekuasaan. Luhut "dipelihara" Jokowi sebagai alat untuk menghadapi Megawati Soekarnoputri dan PDI Perjuangan.

Seperti disampaikan Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi, meski kerap memunculkan persoalan dan kegaduhan, Luhut tak kunjung dipecat oleh Jokowi.

Ini, kata Muslim, menunjukkan bahwa Luhut hanya diperalat oleh Jokowi.

"Dengan tidak memecat Luhut soal big data 110 juta, percobaan perpanjang masa jabatan presiden dan tunda pemilu, itu sebenarnya mau Jokowi. Luhut, Airlangga, Bahlil, Muhaimin, dan Zulhas itu hanya diperalat Jokowi saja," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (26/5).

Hal itu diyakini Muslim lantaran meski banyak protes keras dari masyarakat, Jokowi tak kunjung memecat Luhut terkait big data yang dijadikan alasan perpanjangan masa jabatan maupun menunda pemilu.

"Jokowi pasti cari cara lain untuk tetap berkuasa. Bahkan Luhut diberi tugas urus minyak goreng. Dengan cara itu, Luhut tetap 'dipelihara' Jokowi untuk hadapi PDIP dan Megawati," pungkas Muslim.

Populer

Perkara Baru, KPK Temukan Dugaan Kerugian Puluhan Miliar Rupiah dari Proyek Fiktif di Perusahaan BUMN PT Amarta Karya

Jumat, 17 Juni 2022 | 13:33

Kepala WHO Akui Percaya Virus Corona Berasal dari Laboratorium Wuhan China

Kamis, 23 Juni 2022 | 17:07

Usai Rakernas PDIP, Puan Maharani Jauhi Ganjar Pranowo

Kamis, 23 Juni 2022 | 16:35

FPI, PA 212, dan GNPF Ulama Serukan Umat Islam untuk Satu Komando ke Habib Rizieq Shihab Soal Pilpres 2024

Kamis, 23 Juni 2022 | 11:22

Tiga Partai Dapat Sokongan JK untuk Usung Anies Baswedan Maju Pilpres 2024

Kamis, 23 Juni 2022 | 13:49

Tenteng Berkas ke KPK, Bekas Sesmenpora Klaim Formula E Dapat Rekomendasi Menpora Era Imam Nahrawi

Kamis, 16 Juni 2022 | 10:23

Sakit Hati dengan Gerindra, PKS dan Demokrat Kecil Kemungkinan Gabung KIR

Minggu, 19 Juni 2022 | 13:53

UPDATE

Ferry Juliantono: Rakyat Indonesia Harus Siap Hadapi Kekuasaan di Dalam dan Luar Pemerintahan

Minggu, 26 Juni 2022 | 17:34

PB PMII: Rakyat Jangan Pilih Capres Desain Oligarki di Pemilu 2024

Minggu, 26 Juni 2022 | 17:07

17 Orang Ditemukan Tak Bernyawa di Lantai Klub Malam, Penyebab Belum Diketahui

Minggu, 26 Juni 2022 | 17:03

Hitungan Jumhur Hidayat, Dampak UU Cipta Kerja Hilangkan Uang Pensiunan Pekerja Rp 3 Triliun Per Hari

Minggu, 26 Juni 2022 | 16:56

Kritik Cak Imin, Yenny Wahid: Kalau ke Pendiri PKB Tidak Ada Etika, Bagaimana Memperlakukan Rakyat?

Minggu, 26 Juni 2022 | 16:44

Pemimpin Indonesia Harus Bisa Berikan Solusi Atasi Masalah Global

Minggu, 26 Juni 2022 | 16:16

Aktivis 98: Era Orba dan Masa Kini Tidak Ada Perubahan, Malah Semakin Buruk

Minggu, 26 Juni 2022 | 15:54

Indra Perwira Ungkap Ada "Para Dewa" Penentu Kebijakan di Lingkaran Jokowi

Minggu, 26 Juni 2022 | 15:29

Karena Kinerjanya, Peluang Airlangga Hartarto sebagai Capres 2024 Sangat Besar

Minggu, 26 Juni 2022 | 15:15

Jelang Kunjungan Jokowi, Kyiv Dibombardir Rusia

Minggu, 26 Juni 2022 | 14:59

Selengkapnya