Berita

Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (KSPSI), Jumhur Hidayat/Ist

Politik

Rapatkan Barisan, KSPSI Komando Jumhur Hidayat Berjuang Cabut Omnibus Law

RABU, 25 MEI 2022 | 12:08 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Penolakan UU Omnibus Law turut disuarakan DPP Konfederasi Serikat Pekerja Pertanian dan Perkebunan (KSPSI) pimpinan Jumhur Hidayat dalam Rakerda FSPPP di Sumatera Utara, 24-25 Mei 2022.

"Dari rapat pleno DPP telah diputuskan KSPSI akan bergerak lebih serentak agar UU Omnibus Law segera dicabut," kata Jumhur Hidayat dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/5).

Jumhur berujar, hingga kini masih banyak pihak beranggapan UU Omnibus Law hanya urusan buruh dengan upah minimum. Namun saat ini, para pekerja papan atas sudah merasakan dampaknya.


"Saat pensiun harusnya terima X rupiah, tapi gara-gara UU Omnibus Law hanya terima Y rupiah dan bedanya bisa lebih Rp 500 juta bahkan miliaran," kata Jumhur.

Padahal, ia sudah berkali-kali mengingatkan, pekerja atau karyawan setingkat di bawah direksi adalah pekerja. Hanya direktur dan komisaris saja yang mewakili pemilik modal.

Karena itu, ia meminta pekerja papa atas tidak lagi melarang karyawan untuk menggelar demonstrasi.

"Bila perlu anda juga ikut berdemonstrasi. Malu dong sama pekerja kerah biru, yang upahnya hanya UMP tapi saat tuntutannya dipenuhi, anda semua paling mendapat keuntungan super besar," tandasnya.

Rakorda turut dihadiri beberapa pihak, seperti Ketua Umum Pimpinan Pusat FSP-PP, Achmad Mundji; Ketua Umum Pimpinan Daerah FSP-PPN Sumatera Utara, Suriono; Gubernur Sumut diwakili Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Bahrudin Siregar.

Lalu Kapolda Sumut diwakili Wadir Intelkam, AKBP Jonson Marudut; Deputi BPJS Ketenagakerjaan, Panji Wibisana; Ketua Badan Kerja Sama Pertanian dan Perkebunan Sumatera, (BKSPPS) Hasril Siregar; serta beberapa lainnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

UPDATE

KPK Panggil Pejabat Perum Bulog di Kasus Korupsi Penyaluran Bansos Beras

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:27

DPR Terima Masukan Buruh untuk RUU Ketenagakerjaan, FSP BUMN Bersatu Ikut Hadir

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:22

GOTO Bantah Didepak MSCI karena Kinerja, Sebut Keputusan Bersifat Teknis

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:17

Bos Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Penggerebekan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:11

KPK Periksa Ketua DPD PAN Jakut Bebizie Sri Mulyati di Kasus Rita Widyasari

Kamis, 13 Agustus 2026 | 12:05

Penangguhan Bansos Pelaku Judol Harus Beri Efek Jera

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:33

Calon Hakim Agung Hari Sih Advianto Tawarkan Desain Baru Hukum Pajak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:28

Pemberdayaan Perempuan Lewat MBG Perkuat Kesejahteraan Keluarga

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:24

Ini Alasan MSCI Depak GOTO dari Indeks

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:20

Bantah Kejar Pajak Kontrakan, Purbaya: Nggak Ada Perintah Itu

Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:17

Selengkapnya