Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah/Net

Politik

Tanggul Tanjung Mas Jebol, Dedi Kurnia: Bukti Ganjar hanya Memupuk Popularitas dan Miskin Kinerja

SELASA, 24 MEI 2022 | 20:24 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Jebolnya tanggul di Pelabuhan Tanjung Mas Semarang akibat banjir rob menambah daftar masalah yang muncul di Jawa Tengah. Hal itu dipandang sebagai bukti bahwa Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tidak memiliki kecakapan dalam memimpin Jawa Tengah.

Demikian pandangan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (24/5).

Menurut Dedi, jebolnya tanggul di Tanjung Mas itu menunjukkan Ganjar belum berhasil mengatasi masalah. Apalagi, selama ini banjir rob rutin terjadi tiap tahun dan Ganjar telah menjadi Gubernur selama 2 periode.


Daftar masalah selain banjir rob, kata Dedi diantaranya konflik Wadas, potret kemiskinan ekstrem di Jawa Tengah dan beberapa masalah lainnya.

"Padahal situasi di Semarang, utamanya soal banjir rob, itu rutinitas, sesuatu yang seharusnya dipahami Ganjar sejak periode pertama memimpin," demikian kata Dedi.

Dalam pandangan Dedi, atas jebolnya tanggul di Semarang itu menguatkan dugaan bahwa selama ini Ganjar lebih memilih pencitraan, ketimbang mengatasi berbagai masalah pembangunan di jawa Tengah.

"Memanipulasi kemampuan memimpin dengan citra politik. Semestinya Ganjar mengantisipasi dengan bekerja sungguh-sungguh, bukan sebaliknya hanya memupuk popularitas pribadinya dan miskin kinerja," pungkas Dedi.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya