Berita

Banjir rob di Kawasan Berikat Tanjung Emas Semarang/RMOLJateng

Nusantara

Sudah Ada Peringatan Dini Air Pasang, BMKG: Banjir Rob Tanjung Emas Semarang Diperparah Tanggul Jebol

SENIN, 23 MEI 2022 | 21:46 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Banjir rob yang terjadi pada Senin sore (24/5), di wilayah sekitar Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang, Jawa Tengah, sudah diprediksi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Kepala Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Emas BMKG di Semarang, Retno Widyaningsih menerangkan, pihaknya sudah mencatat kemungkinan adanya gelombang tinggi yang akan berdampak pada kawasan pelabuhan berpotensi terjadi banjir rob.

"Banjir Rob akibat adanya pasang air laut . Pasang air laut adalah kejadian periodik dan rutin tiap bulan. terjadi di saat bulan purnama dan juga akhir bulan hijriah," ujar Retno kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin malam (23/5).


Namun dalam beberapa hari belakangan, dijelaskan Retno, bahwa BMKG sudah melihat perubahan pola ketinggian air pasang sekitar wilayah Pelabuhan Tanjung Emas, Semarang.

"Kebetulan ini dibarengi dengan gelombang laut yang cukup tinggi yaitu 1,25 hingga 2 meter, sehingga air Laut yang sedang pasang melimpas ke daratan," paparnya.

Retno memastikan, potensi bencana ini sudah disampaikan kepada otoritas terkait dan publik secara umum sejak dini hari tadi.

"Kami telah memberikan peringatan dini banjir rob maupun gelombang tinggi yang kami sebarkan kepada masyarakat dan instasi terkait," katanya.

Namun menurut Retno, kondisi banjir rob yang memberikan dampak signifikan di sekitar Pelabuhan Tanjung Emas dikarenakan infrastruktur penahan air laut jebol.

"Di Pelabuhan juga tadi ada laporan tanggul yang jebol. Itu yang memperparah kondisi sampai malam ini," demikian Retno.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Prabowo Kumpulkan Petinggi Militer

Jumat, 07 Agustus 2026 | 04:25

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

UPDATE

PLN Gercep Pulihkan Listrik Pascagempa NTT: Bukti Negara Hadir

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:26

Peduli NTT, Pemkab Tuban Batalkan Pesta Kemerdekaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:15

Tunda Agenda Internal, PDIP Fokus Bantu Korban Gempa NTT

Senin, 17 Agustus 2026 | 16:00

Ketika Emak-emak Mengamuk di Depan Kepala BGN

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:50

HUT RI Momentum Bangkit Bersama di Tengah Duka Gempa

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:49

Operasional Pelabuhan Marina Disetop Pangkas Pendapatan Daerah Rp11 Miliar

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:33

PKS Yakin Rakyat Aceh Konsisten Bersama NKRI

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:30

BI Luncurkan Kartu Kredit Indonesia, Bisa Dipakai via QRIS

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:27

Bitcoin Menguat Terimbas Sentimen Positif Pasar Kripto Global

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:19

HUT Ke-81 RI Diwarnai Duka Gempa NTT: Ada Kesedihan di Tengah Perayaan

Senin, 17 Agustus 2026 | 15:17

Selengkapnya