Berita

Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf saat bertandang ke Ponpes Nuris, Jember Jawa Timur/RMOLJatim

Politik

Jawab Cak Imin soal NU Kultural Wajib PKB, Gus Yahya: Terserah!

JUMAT, 20 MEI 2022 | 00:53 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Yahya Cholil Staquf akhirnya angkat bicara terkait kaos bertulisan "Warga NU Kultural Wajib Ber-PKB, Struktural Sakarepmu!" . Tulisan itu viral karena diunggah oleh Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar.

Pria yang karib disapa Gus Yahya ini menanggapi santai terkait kaos bertuliskan "Warga NU Kultural Wajib Ber-PKB, Struktural Sakarepmu!" itu.

Saat berkunjung ke Ponpes Nuris, Jember Jawa Timur, Gus Yahya merespons dengan jawaban terserah. Sebab, menurut Gus Yahya itu hanya pernyataan yang disampaikan oleh politisi yang karib disapa Cak Imin ini.


"Ya, semuanya sakarep (terserah). Wong cuma ngomong saja lho. Ya sakarep," ujar Gus Yahya dikutip Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (19/5).

Kaos hijau itu diunggah oleh Ketua Umum DPP PKB Abdul Muhaimin Iskandar atau Cak Imin di media sosial Facebook dan Instagram, pada Senin lalu (16/5).

"Foto kiriman Kiai Jazuli Cirebon, keren banget kaosnya, maturnuwun Kiai," begini narasi dalam akun Facebook A Muhaimin Iskandar.

Setelah Gus Yahya menjabat Ketua Umum PBNU, hubungan struktural PBNU dan PKB memang merenggang.

Kedua pucuk pimpinan itu belakangan kerap terlibat perang pertanyaan secara terbuka.

Ketegangan itu dimulai saat Gus Yahya menyatakan bahwa NU tidak boleh jadi alat politik PKB.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

UPDATE

RI Tak Boleh Tunduk atas Bea Masuk 104,38 Persen Produk Surya oleh AS

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:16

DPR: Penagihan Pajak Tanpa Dasar Hukum yang Jelas Namanya Perampokan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Suara Rakyat Terancam Hilang Jika PT Dinaikkan

Jumat, 27 Februari 2026 | 10:09

Bursa Cabut Status Pemantauan Khusus 14 Saham, Resmi Keluar dari Mekanisme FCA

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:57

IHSG Dibuka ke Zona Merah, Anjlok ke Level Terendah 8.093 Pagi Ini

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:41

Komisi III DPR Ingatkan Aparat Tak Main Hukum Terhadap ABK Fandi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:38

Perjanjian Dagang RI-AS Perkuat Hilirisasi

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:36

Laba Bersih Astra International Turun 3,3 Persen di 2025, Jadi Rp32,77 Triliun

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:31

185 Lapangan Padel Belum Berizin, Pemprov DKI Segera Bertindak

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:16

Bursa Asia Melempem Jelang Akhir Pekan

Jumat, 27 Februari 2026 | 09:06

Selengkapnya