Berita

Ketua Umum Partai Golkar saat bertemu dengan Ketua Umum PPP dan Ketua Umum DPP PAN/Net

Politik

Dekati PPP dan PAN, Golkar Sedang Negosiasi dengan Gerbong Besar untuk Tentukan Capres 2024

SENIN, 16 MEI 2022 | 00:25 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Koalisi Partai Golkar, PPP dan PAN disinyalir ingin memberikan kode dan upaya negosiasi dengan gerbong besar partai poliitk untuk bergabung menentukan calon presiden dalam pertarungan Pemilu 2024 mendatang.

Peneliti Populi Center Rafif Pamenang Imawan menuturkan dari sisi kepartaian Golkar adalah partai yang cukup kuat dan punya akar lama dan selalu mendapatkan kursi di parlemen.

Dijelaskan Rafif, kondisi politik berbeda dengan PPP dan PAN yang harus bekerja keras untuk melwatai ambang batas parlemen (Parliamentary Threshold).


"Saya rasa dari sisi Golkar ini adalah bagian dari negosiasi dengan gerbong besar nanti misalnya gerbong besar koalisi untuk presiden mendatang,” kata Rafif kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (15/5).

Rafif menambahkan, untuk PPP dan PAN juga ingin menyampaikan pesan politik bahwa keduanya siap berada dalam satu gerbong bersama partai berlambang beringin.

"Khusus untuk PAN walaupun sudah mendukung pemerintahan saat ini tapi belum mendapatkan kursi menteri, saya rasa ini juga salah satu pesan yang baranhkali coba untuk disampaikan ke publik,” ujarnya.

Selain itu, dengan mencetuskan koalisi tiga partai ini, Golkar, PPP dan PAN tengah berupaya menarik atensi publik dan juga partai politik untuk bergabung.

"Saya rasa itu, ini ada upaya ketiganya untuk menarik atensi publik dan termasuk juga menarik atensi parpol lain terutama seperti PDIP dan Gerindra yang sudah komunikasi intensif akhir-akhir ini,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya