Berita

Lokot Nasution usai menerima Pataka DPD Demokrat Sumatera Utara dari Ketum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono/RMOLSumut

Politik

Resmi Jabat Ketua DPD Demokrat Sumut, Lokot Nasution Ajak Anak Bangsa Hentikan Istilah-istilah Pemecah Persatuan

JUMAT, 13 MEI 2022 | 10:08 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Residu politik yang memunculkan istilah "Cebong, Kampret, dan Kadrun" menjadi hal yang sangat berpotensi memecah belah anak bangsa. Karena itu, sudah saatnya seluruh pihak menghentikan penggunaan istilah-istilah yang hanya melemahkan persatuan tersebut.

Demikian ditegaskan Ketua DPD Demokrat Sumut, Muhammad Lokot Nasution, dalam sambutannya pada pelantikan pengurus DPD Demokrat Sumatera Utara periode 2022-2027 di Hotel Santika, Kota Medan, Kamis (12/5).

"Memecah belah anak bangsa berlangsung sampai sampai saat ini. Daya jangkit menular yang sangat menjijikkan. Istilah-istilah buruk merendahkan martabat, seperti cebong, kampret, kadrun terus mewarnai kehidupan sosial politik sosial di tanah air ini," katanya pada acara yang dihadiri Ketum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gubernur Sumatera Utara Edy Rahmayadi tersebut.


Lokot melanjutkan, anak bangsa harus tetap mengingat bahwa kemerdekaan Indonesia diraih dengan semangat persatuan. Semangat yang menurutnya harus terus dijaga dalam bingkai Bhinneka Tunggal Ika.

"Narasi persatuan dan kesatuan diklaim hanya sepihak saja. Ditambah lagi perilaku buzzer bayaran yang tidak ada faedahnya bagi kehidupan bangsa ini," ujarnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Lokot juga menyoroti fenomena menghasut dan memfitnah yang dipertontonkan di tengah masyarakat yang mewarnai pemberitaan di media massa dan beredar di media sosial.

"Sulit dicerna ada ruang untuk menghasut dan memfitnah yang berlangsung di tengah-tengah bangsa yang menjunjung tinggi nilai-nilai Kebhinnekaan. Ini terus berlangsung mewarnai media massa dan media sosial," tuturnya.

Secara khusus di Sumatera Utara, Lokot memastikan Partai Demokrat Sumut siap menjadi mitra bagi Pemerintah Provinsi Sumut dan Pemerintah Kabupaten/Kota untuk pembangunan yang lebih baik untuk kesejahteraan masyarakat.

"Kami siap mengawasi, memperjuangkan pembangunan provinsi Sumatera Utara ini, sekarang, nanti dan selamanya," demikian Lokot Nasution.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Andre Rosiade Sambangi Bareskrim Polri Usai Nenek Penolak Tambang Ilegal Dipukuli

Senin, 12 Januari 2026 | 14:15

Cuaca Ekstrem Masih Akan Melanda Jakarta

Senin, 12 Januari 2026 | 14:10

Bitcoin Melambung, Tembus 92.000 Dolar AS

Senin, 12 Januari 2026 | 14:08

Sertifikat Tanah Gratis bagi Korban Bencana Bukti Kehadiran Negara

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

KPK Panggil 10 Saksi Kasus OTT Bupati Lampung Tengah Ardito Wijaya

Senin, 12 Januari 2026 | 14:03

Prabowo Terharu dan Bangga Resmikan 166 Sekolah Rakyat di Banjarbaru

Senin, 12 Januari 2026 | 13:52

Kasus Kuota Haji, Komisi VIII Minta KPK Transparan dan Profesional

Senin, 12 Januari 2026 | 13:40

KPK Periksa Pengurus PWNU DKI Jakarta Terkait Dugaan Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 13:12

Prabowo Tinjau Sekolah Rakyat Banjarbaru, Ada Fasilitas Smartboard hingga Laptop Persiswa

Senin, 12 Januari 2026 | 13:10

Air Naik hingga Sepinggang, Warga Aspol Pondok Karya Dievakuasi Polisi

Senin, 12 Januari 2026 | 13:04

Selengkapnya